Wanita Ini Tolak Tawaran Jadi MC Acara ‘Eksekusi’ Brondong, Meski Dibayar 30 Juta

Penulis: W Widia

Berita viral terbaru: Raye Shabrina ceritakan pengalamannya pernah ditawarkan jadi MC dengan bayaran 30 Juta dan ditolak.

Padangkita.com – Suatu acara biasanya akan berjalan jika ada pemandu acara atau yang disebut dengan MC. Menjadi MC bukanlah suatu pekerjaan yang mudah.

Menjadi MC, berarti harus terampil dalam memandu sebuah acara biar acara dapat berjalan dengan lancar.

Baca juga: Azka Corbuzier Percaya Diri Tantang Ade Rai Adu Panco, Hasilnya Justru Begini

Tak hanya itu, suksesnya sebuah acara juga tergantung dari MC yang membawakan acara dengan bagus. ada pun biaya yang biasanya didapat saat menjadi MC, itu berbeda-beda.

Tergantung besar kecil acaranya tersebut. Ada yang mendapat bayaran ratusan, ada pula yang jutaan, bahkan ada juga yang puluhan juta sekali tampil.

Baru-baru ini viral sebuah video TikTok seorang MC yang ditawarkan dengan bayaran RP 30 juta, namun MC tersebut menolak tawaran besar itu.

Lalu di wanita itu pun membagikan ceritanya saat dirinya ditawari pekerjaan dengan bayaran Rp 30 juta.

Tentu saja bayaran ini cukup menggiurkan baginya. Namun sayangnya, tawaran itu ditolakhnya setelah ia tahu bentuk acara yang akan dipandunya dalam pekerjaan itu.

Wanita tersebut bernama Raye Shabrina. Raye membagikan pengalaman kerjanya agar jangan asalan dalam memilih pekerjaan. Hal itu sampaikannya lewat akun Tiktok miliknya.

“JUJUR PAS DITAWARIN AMPE DEGDEGAN MERINDING SEBADAN-BADAN” itulah judul video di akun TikToknya @Raye Shabrina.

Katanya, saat ditawari sebuah pekerjaan oleh seorang event organizer (EO). Ia sedari awal sudah mulai curiga.

“Beberapa bulan lalu gue dapat tawaran dari seseorang yang udah mencurigakan, bikin takut, dan bikin penasaran juga, tapi bayarannya
mahal”

Selain bayaran yang menggiurkan juga terbilang aneh. Pihak EO tersebut juga menyampaikan tawaran itu dengan menggunakan nomor telepon anaknya. Yang mana menurutnya, hal ini kurang profesional.

Dari penjelasan sang EO, diketahui jika acara itu merupakan pesta ulang tahun sekaligus perpisahan bosnya dengan sang berondong. Acara ini hanya dihadiri 15 orang wanita dari sang bos.

“Intinya nanti si berondong diajak keliling-keliling sama dancer, habis itu di-lock (dikunciin) di stage,” ujar Raye. “Waduh, digembok gak tuh manusia.”

Dalam penjelasan itu, Raye juga mendengar kata eksekusi, yang mana menurutnya hal ini cukup mengerikan. Dijelaskan oleh EO, eksekusi yang dimaksud adalah sang berondong dijadikan tumbal.

“Eksekusi itu dia (berondong) dibeli jadi tumbal sis,” kata pihak EO lewat pesan chat kepada Raye.

Baca juga: Punya Sahabat Lawan Jenis? Awas Doi Diam-diam Suka Kamu, Kenali Tanda-tandanya!

“Karena sejujurnya gue takut banget, gue tu minta kepastian dengan minta kontrak atau bahkan ketemuan dulu meeting, tapi orangnya gak mau dan gak bales pertanyaan gue. Terus ia malah menjelaskan lebih detail soal konsepnya”

Usut punya usut, Raye pun mendapati jika hubungan sang bos dengan berondong yang sudah terjalin sejak 2018 sudah ketahuan. Akhirnya dibuatlah pesta perpisahan.