Minta Uang Rp5.000 Untuk Beli Rokok Tak Dikasih, Cucu Ancam Bunuh Sang Nenek

Penulis: Wina

Berita viral terbaru dan berita trending terbaru: Kesal tak dikasih uang Rp5.000 untuk beli rokok, cucu durhaka ini ancam bunuh sang nenek

Padangkita.com – Gara-gara tak dikasih uang Rp5.000, Hari Sopandu, 20 tahun, nekat mengancam akan menghabisi nyawa neneknya.

Peristiwa naas ini terjadi di Jalan Pipa Reja Lorong Inspektur Surif Kelurahan Pipa Reja Kecamatan Kemuning Palembang. Aksi pengancaman tersebut viral di media sosial sejak Rabu (6/5/2021) lalu.

Kepolisian dari Polda Sumatra Selatan pun langsung bertindak. Hari pun ditangkap oleh petugas dibawah pimpinan Aiptu Heri Kusuma Jaya atau lebih dikenal Heri Gondrong (Hergon).

Di depan petugas Hari membantah telah mengancam neneknya tersebut. Ia menyangkal segala tuduhan dan menyatakan hanya ada keributan kecil saja.

Ia mengatakan saat itu hanya terjadi sedikit keributan setelah sang nenek hanya memberinya uang sebesar Rp3.000 padahal ia meminta uang Rp5.000.

“Uangnya kurang buat beli rokok. Jadi kami sempat ribut,” katanya sambil menangis, Rabu (19/5/2021).

Usai penyelidikan diketahui bahwa Hari telah dua kali masuk penjara. Pelaku sendiri baru keluar penjara menjelang bulan Ramadan lalu. Kasus pertama, ia mendapat vonis 10 bulan penjara di tahun 2019 silam karena mengancam bibinya.

Masih dengan kasus pengancaman keluarganya sendiri, di tahun 2020 pelaku kembali di penjara selama 8 bulan karena mengancam kakaknya dengan senjata tajam.

Kali ini tersangka kembali berulah dan sang nenek yang menjadi korbannya.

Sementara itu, Kasubdit 3 Jatanras Ditreskrimum Polda Sumsel Kompol Christoper Panjaitan didampingi Kanit 1, AKP Willy Oscar membenarkan penangkapan terhadap pelaku.

Ia menyatakan petugas masih melakukan pendalam terhadap kasus yang menimpa remaja 20 tahun tersebut.

Baca Juga: Kakek 70 Tahun di Padang Pariaman Tega Perkosa Cucu Kandungnya Sendiri yang Juga Anak Yatim

“Pelaku masih kita minta keterangan terkait kasus pengancaman terhadap neneknya yang viral di media sosial. Untuk kasus yang lain masih kita dalami,” ujarnya. [*/Win]


Baca berita viral terbaru dan berita trending terbaru hanya di Padangkita.com.

Terpopuler