Tradisi “Memecah Kegadisan” 3 Hari Berturut-turut oleh Pria Bayaran di Malawi

Penulis: Julia Fitri

Berita viral terbaru: Hyena, pria bayaran yang bertugas melakukan pembersihan bagi para gadis di masa pubertasnya. Setidaknya para gadis itu harus berhubungan badan 3 hari berturut-turut dengan Hyena.

Padangkita.com – Pernahkah kamu mendengar kata Hyena? Mungkin bagi masyarakat umum hyena adalah sejenis hewan karnivora yang hidup di Afrika.

Namun, bagi masyarakat di sebuah daerah terpencil di sebelah selatan Malawi, hyena adalah sebuah pekerjaan atau lebih tepatnya profesi seseorang.

Baca Juga

Hyena adalah pria bayaran yang bertugas melakukan hubungan badan dengan para gadis yang baru memasuki usia pubertas.

Baca juga: Akhirnya Terungkap Penyebab Jang Ja Yeon Bunuh Diri, Putus Asa Karena Telah Dipaksa Melayani 31 Pria

Dalam tradisi masyarakat di sana, seorang gadis yang sudah pubertas atau telah mengalami menstruasi pertama kali harus mau berhubungan badan tiga hari berturut-turut bersama seorang hyena.

Salah seorang Hyena yang terkenal di tempat tinggalnya di Nsanje yang bernama Aniva menjelaskan, tradisi itu dilakukan sebagai tanda bahwa para remaja putri telah melewati masa kanak-kanak menuju ke masa sebagai wanita dewasa.

Apabila para gadis remaja tersebut menolak maka konon keluarga dan bahkan desa tersebut akan terkena penyakit atau mengalami nasib sial.

Aniva yang sudah berusia 40 tahun itu juga menjelaskan, rata-rata remaja yang disetubuhinya masih berusia belasan tahun.

“Kebanyakan yang pernah saya tiduri adalah remaja, siswi sekolah. Beberapa remaja itu masih berusia 12 atau 13 tahun, tapi saya lebih menyenangi yang lebih tua usianya. Semua wanita ini menikmati saya sebagai hyena,” ujarnya.

Aniva lalu melanjutkan, “Mereka bangga dan menceritakan kepada yang lain bahwa pria ini benar-benar pria sesungguhnya yang mengerti caranya memuaskan seorang wanita.”

Pria yang sebenarnya sudah punya dua orang istri ini bahkan mengaku, ia telah meniduri 104 gadis remaja atau mungkin lebih banyak dari itu angkanya sejak tahun 2012 silam.

Untungnya praktik dari tradisi pembersihan ini sudah semakin jarang dilakukan dan Aniva sendiri mengaku ingin berhenti dari profesi ini.

Terpopuler

Add New Playlist