Surat Terbuka untuk Penjual Nasi Padang

Penulis: SON

Padangkita.com – Nasi padang atau nasi dengan makanan khas Padang menjadi pengobat rindu bagi perantau asal Sumbar di mana pun berada.

Mengunyah nasi dengan lauk ayam gulai, balado telur, gulai kikil, gulai tambunsu di rumah makan padang layaknya adalah nostalgia masakan ibu di kampung.

Baca Juga

Namun bagaimana bila nasi yang dibeli itu justru kehilangan bagian khasnya karena kurang sambal tentu nostalgia menjadi angan-angan semata.

Kekesalan pada Rumah makan padang yang pelit sambal ini disuarakan oleh seorang pria.

“Untuk semua penjual nasi padang di mana pun berada, dari sabang sampai Nerauke. Tau nggak kita orang Padang beli makanan padang karena kita pengin merasakan masakan Padang,” katanya.

“Otomatis dalam masakan padang itu ada sambal dan ada kuahnya, ketika kalian pelit memberikan itu kita sama saja seperti tidak makan padang,” ungkapnya dalam video yang diunggah di TikTok.

“Buat apa kita bayar, buat apa kita beli. Tolong, tidak mungkin setiap kita belanja pesan ke ojolnya untuk kasih sambal. Udah sering itu terjadi, ketika kita makan kita nggak menikmati itu, hambar rasanya hidup ini tanpa sambal,” ujarnya.

“Jadi tolong kalian kalau mau pelit sambal nggak usah jual nasi padang, jual steik. Udah itu aja, kecewa gua sebagai orang Padang,” katanya.

Menanggapi videonya, netizen yang menonton mengungkapkan jika tidak semua penjual nasi padang merupakan orang Minangkabau.

“Gua klarifikasi ya bg bro, pengalaman gua tuh orang jual nasi yang pake brand padang itu, rata-rata bukan orang Minang asli, cuma make nasi padang aja bang bro,” kata seorang pengguna TikTok.

Baca juga: Zaskia Sungkar Ngidam Nasi Padang Saat Subuh

“hammm terkadang rumah makan Padang penjual nya bukan orang Padang, nggak ada orang Padang pelit. Tergantung yg beli klau minta tambah akan di tambah,” kata yang lainnya.

Terpopuler