Kisah Pilu Gadis di Sumatera Utara Kehilangan Orang Tuanya dalam Waktu Berdekatan

Penulis: P Radila

Berita viral terbaru: KIsah pilu gadis di Sumatera Utara kehilangan kedua orang taunya dalam waktu berdekatan dan harus mengurus empat adiknya.

Padangkita.com – Kehilangan anggota keluarga dalam waktu berdekatan memang akan membuat orang yang ditinggalkan syok dan berduka mendalam. Hal inilah yang juga dialami seorang remaja asal Sumatera Utara.

Pemilik nama lengkap Rahel Elviyani Ginting kehilangan kedua orang tuanya dalam kurun waktu yang berdekatan.

Ibu Rahel meninggal pada 2 Oktober 2019 karena sakit. Kurang lebih dua meinggu setelahnya, sang ayah juga meninggal pada 18 Oktober 2019.

Rahel sendiri merupakan anak pertama dari empat bersaudara. Dia memiliki tiga adik yang masih kecil-kecil.

Bahkan adik bungsunya masih berusia 1,2 tahun saat ditinggal oleh orang tuanya. Rahel menjadi sorotan warganet setelah ia membagikan kisahnya di Facebook.

“Aku jadi tulang punggung? Pasti! Punya adek masih sekolah dan yang paling kecil masih usia 1,2 tahun saat itu. Kejam dunia! Ya memang. Ada adik yang belum tau pelukan orang tua, dimanja, bahkan di temani tidurnya. Di umurnya yang masih muda dia harus dihadapkan dengan kenyataan pahit yang suatu saat nanti dia akan mengerti,” tulis Rahel di akun Facebook miliknya, Sabtu (5/9/2020).

Sebagai anak sulung, Rahel memiliki tanggung jawab besar untuk menjaga adik-adiknya. Ia juga harus menggantikan peran orang taunya yang telah tiada bagi adik-adiknya yang masih kecil.

Tak hanya itu, Rahel juga harus memutar otak untuk memenuhi kebutuhan hidup.

Kala itu, ia beranggapan bisa bergantung pada uang pensiunan ayahnya yang pernah bekerja sebagai pegawai pemerintah. Namun hingga waktu terus berlalu, uang tersebut justru tak pernah ia terima.

Baca juga: Ini 10 Orang Terkaya di Dunia

“Sekarang harapan hanya pensiunan,dan uang duka dari pemerintah. Tapi sampai detik ini tak kunjung diterima dengan kendala SK masih di bank. Stres? Iya pasti. Empat bulan aku terima gaji terusan dan setelah itu tidak ada gaji yang masuk. Bayangin 6 bulan gak ada pemasukan cuma andalkan tabungan orang tua sedih, miris,” tulisnya.