Kabar Bahagia, Kamar Jenazah Muslim di Ghana Akan Dibangun

Berita viral terbaru: Rencana pembangunan kamar jenazah bagi umat muslim disambut baik oleh warga Ghana.

Padangkita.com- Kembali beredar sebuah kabar membahagiakan bagi umat muslim terlebih bagi kaum muslim di daerah Ghana.

Sebelumnya umat muslim di daerah tersebut cukup kesulitan untuk mengurus jenazah seorang muslim yang meninggal dunia.

Baca Juga

Karena dari berbagai informasi yang ada sebelumnya disebut bahwa selama ini jenazah seorang muslim belum diperlakukan sebagaimana tata cara islam.

Akan tetapi kini Federasi Dewan Muslim (FMC) Ghana mendukung dan menyambut baik rencana Kongres Demokratik Nasional (NDC) membangun kamar mayat.

Melansir dari Republika.co.id, hal ini juga dikarenakan adanya janji manifestasi dari partai politik tersebut.

Dimana sebelumnya mereka telah menjanjikan untuk pembuatan fasilitas pendirian kamar jenazah yang sesuai dengan tradisi dan juga praktik Islam.

Nantinya dalam pembangunan kamar jenazah ini sendiri mereka akan bekerja sama dengan Kementerian Kesehatan.

Selain itu pihaknya juga berencana untuk membangun sebuah tim yang nantinya akan bertanggung jawab mengurus segala prosedur yang sesuai dengan kebiasaan maupun praktik Islam di semua kamar jenazah.

Dukungan ini sendiri telah ditandatangani dalam sebuah pernyataan oleh Sekretaris Jenderal FMC, Al-Hajj Mohammed Amir Kpakpo Addo.

Setelahnya surat pernyataan tersebut kemudian disalin. Hal ini sendiri terjadi pada Jumat lalu di Accra.

Selain itu isi terdapat beberapa isi dalam pernyataan tersebut menuntut bahwa seorang jenazah muslim harus segera dimakamkan setelah dirinya meninggal dunia.

Baca juga: Minta Mobil Lamborghini Rp 3,4 Miliar, Kaesang Pangarep Justru Dikasih Mobil Ini oleh Jokowi

Poin lainnya dari pernyataan tersebut ialah menuntut agar penanganan pemandian mayat harus disesuaikan dengan jenis kelaminnya misal laki-laki menangani mayat laki-laki maupun sebaliknya.

Apa juga adanya larangan untuk mengekspos bagian pribadi dari seorang mayat tersebut kecuali atas dasar keperluan yang sangat mendesak.

Terpopuler