Belum Ada di Indonesia, Bisnis Aneh yang Mendatangkan Cuan Bisa Dicoba

Penulis: Erika

Berita viral terbaru dan berita trending terbaru: Yuk Intip, ide bisnis aneh dan konyol di luar negeri yang raup banyak keuntungan.

Padangkita.com – Di Luar Negeri terdapat banyak ide bisnis yang terdengar konyol dan aneh. Mungkin bagi kita terdengar sangat mustahil untuk dilakukan di negara Indonesia.

Namun, di negara lain bisnis yang dianggap aneh dan konyol tersebut sangat menguntungkan pebisnisnya. Mereka meraup banyak keuntungan dan kesuksesan dalam menjalankan bisnis aneh itu.

Dilansir dari berbagai sumber, berikut ini ide bisnis konyol dan aneh yang ternyata menguntungkan.

Hangover Helpers

Hangover Helpers merupakan jasa pelayanan orang mabuk akibat minuman alkohol. Orang yang mabuk menjadi hal yang biasa untuk adat Barat.

Bisnis ini diciptakan oleh dua orang mahasiswa asal Boulder, Colorado yang bernama Regis dan Kelly.

Mereka akan datang ke rumah kliennya untuk membuatkan sarapan sehat dan minuman energi serta membersihkan rumah kliennya.

Untuk jasa ini, seseorang harus mengeluarkan kocek sebesar Rp 220.000 per orang.

Bisnis Sewa Ayam

Bisnis ini dimulai oleh pasangan petani bernama Jenn dan Phill Tompkins. Bisnis sewa ayam tersebut diberi nama RentTheChicken.com.

Mereka menyediakan paket berternak ayam selama musim panas dengan harga USD 250 atau sekitar Rp 3,5 juta.

I Do, Now I Don’t

I Do, Now I Don’t merupakan sebuah marketplace untuk menjual cincin bekas pertunangan atau cincin jenis apapun yang berharga.

Bisnis ini bisa menjadi salah satu cara untuk orang yang ingin menjual cincin mereka dengan harga yang masuk akal.

Menariknya lagi, I Do, Now I Don’t menuai kesuksesan dan pencipta bisnis yang bernama Opperman sudah diundang ke CNN, The Today Show, Fox News, dan The New York Times.

Bisnis Udara Segar

Pria bernama Chen asal China melakukan terobosan untuk membuat bisnis udara segar yang dijualnya kepada masyarakat setempat.

Udara segar itu diambil oleh Chen dari daerah yang masih jauh dari polusi udara.

Chen mengolah udara segar tersebut dengan mengemasnya dalam bentuk kaleng.

Terpopuler

Add New Playlist