Yusrizal KW

Yusrizal KW

Datak   

Datak  

Datak kata orang Minang, detak dalam bahasa Indonesia. Jarum jam bergerak, suaranya berdetak, badatak-datak terdengar. Jika kata datak—sebagaimana juga “detak”, orang lebih banyak mengasumsikannya, mengumpamakannya, juga kepada suara jantung yang seakan-akan bergerak menggedor-gedor dada. “Tadanga datak jantuangnyo (terdengar detak jantungnya),” kata seseorang. Itu artinya, jantungnya masih bekerja (mungkin lebih kencang), mungkin lebih kuat, atau ada debar…

Ganyi

Ganyi

Ada kata merajuk, oleh orang Minang disebutnya: “ganyi”. Kalau seseorang sudah baganyi-berganyi, lain pula susah dan jengkelnya kita. Ganyi, baganyi, menunjukkan sikap dan rasa tidak senang atau sedih dengan cara mendiamkan diri atau menyisihkan diri. Dalam kata lain, “ganyi” juga berarti, manggok. Pangganyi sama dengan pamanggok, yang jika diindonesiakan kita juga akan bertemu kata “ngambek”….

Kaleper

Kaleper

Tahu kaleper; bakaleperan? Tentu, sebagai orang Minang, atau yang mengerti bahasa Minang, agak sekali (walau saat ini jarang), pernah terdengar orang menyebut kata “kaleper”. Kata ini, memang sekarang terasa asing terdengar, karena jarang yang menyebutnya. Kata “kaleper” artinya adalah sesuatu yang tidak terkendali atau lepas begitu saja sebagai ucapan kesal atau marah dari mulut seseorang….

Cikik

Cikik

Orang Minang, ketika menyebut kata “cikik” atau “pancikik”, itu artinya sama dengan pelit atau kikir. Kata lain bagi orang Minang untuk arti yang sama, yaitu “ceke”, “panceke”. Kata “Cikik” dan “ceke”, saat ini, sesekali saja terdengar orang menyebutnya di ranah Minang ini. Mungkin ada satu dua di kampung-kampung, yang keseharian mereka, masih murni menggunakan bahasa…

Ngangak

Ngangak

Ngangak. Kata ini masih sering kita dengar di Ranah Minang. Setidaknya, ketika ia menjadi sebuah hardikan, kata ini menjadi terkesan spontan tersebutkan: “Ngangak!” “Ngangak” berarti, pandir, bengal, bodoh, suka bertindak konyol, berperilaku cenderung gak masuk akal. “Paja ko ngangak bana kironyo (Dia itu bodoh betul kiranya),” tukas seseorang untuk menyesali perbuatan, mungkin anak, teman, seseorang….

Inik

Inik

Sepertinya, kata yang satu ini terbilang sangat jarang atau hampir tidak terdengar orang Minang menyebutnya. Saya menemukannya, ketika membolak-bolak-balik Kamus Bahasa Minangkabau–Indonesia, Balai Bahasa Padang. Kata yang dimaksud yaitu: inik. Inik menurut kamus tersebut berarti hemat. Kata hemat, bagi orang Minang yang sering kita dengar “imaik”, atau tetap menyebut hemat. Ketika kata “inik” kita temukan,…

Inok

Inok

Mempertimbangkan dalam-dalam, merenungkan baik-baik, merasa-rasai dengan hati, memikirkannya berulang kali, bisa disebut: “inok”. Karena itu, kalau ada orang tiba-tiba minta berhenti bekerja karena ada tawaran tempat lain, ada yang berkata begini: inok-inok an lah dulu (renungkanlah dulu), pertimbangkan dalam hati dan pikiran jernih, apa betul kita akan menjadi lebih sejahtera dan baik di tempat yang baru….

Amba

Amba

Orang Minang memiliki kata “amba”, yang artinya sama dengan hambar, tidak berasa, atau tawar. Airnya hambar, itu artinya tidak ada rasa apa pun pada air yang dikatakannya. Roti tawar, sama dengan roti amba, roti yang tanpa variasi rasa lain di atas, dalam atau di sekitarnya. Orang Minang, sering berkirim, kalau ke kedai, “Tolong titip juga…

Sarengeh

Sarengeh

Yang paling tidak enak itu, pagi-pagi sudah kena sarengeh. Apakah itu disarengeh oleh “orang rumah”, bos, tetangga atau kawan sama besar. Karena, ketika kita kena sarengeh, yang tersinggung itu hati; perasaan yang halus. Makanya, tak jarang, kadang sarengeh menyebebkan orang dendam, bisa juga menjadi pangkal bala perkelahian. Jika diartikan atau dijelaskan, “sarengeh” itu seringaian dengan…

Samalero

Samalero

“Samalero raso badan,” kata seorang teman. Yang akan kita “sebut-sebut” dalam “Kato Bacari” kali ini, kata “samalero”. Kata tersebut, punya arti enak, menyenangkan, atau hal yang mengasyikkan, nikmat, dirasakan oleh diri seseorang yang diakibatkan oleh sesuatu. Misalnya, seseorang yang setiap pagi suka berolahraga. Kalau tak bergerak dia setelah shalat subuh, rasa badannya pegal-pegal. Demi kesehatan….

Selanjutnya

Terpopuler

Add New Playlist