Tergoda Nikmatnya Surga Dunia, Bocah SD Ini Hamil dan Melahirkan Hasil Karya Siswa SMK

Penulis: Julia Fitri

Berita viral terbaru: Berawal dari media sosial Facebook, seorang remaja putri berusia 16 tahun harus hamil dan melahirkan. Anak itu merupakan hasil karya seorang pelajar di sebuah SMK Rogojampi yang juga berusia 16 tahun.

Padangkita.com – Media sosial memang kerap mendatangkan kejadian-kejadian unik dan tak terduga.

Seperti yang sering diwartakan, kasus penipuan belakangan ini banyak yang bermula dari perkenalan di medsos, terutama Facebook.

Baca Juga

Tidak hanya penipuan, kasus percintaan terlarang juga banyak yang berawal dari sana.

Bahkan beberapa di antaranya ada yang berujung ke tindakan yang lebih fatal, seperti pemerkosaan dan pencabulan.

Misalnya saja dengan apa yang dialami seorang remaja putri, sebut saja gadis yang namanya Cempluk ini.

Warga Desa Lemahbang Kulon, Kecamatan Singojuruh itu sampai harus mengandung dan melahirkan anak yang diduga hasil karya dari Bondet (16 tahun).

Baca juga: Siswi SMA yang Pose Tidak Senonoh Saat Coret Kelulusan, Mendadak Alim Saat Minta Maaf

Melansir Indonesiatoday, kisah percintaan antara Cempluk yang protolan SD di wilayah Kecamatan Singojuruh dan Bondet seorang pelajar di sebuah SMK Rogojampi ini dimulai sejak tanggal 1 Januari 2019.

Bondet yang sudah tak tahan dengan tubuh aduhai Cempluk kemudian mengajaknya untuk main petak umpet serta kuda kudaan.

Peristiwa indah nan nikmat bak di surgawi itu dilakukan Bondet di rumahnya, Desa Bubuk Kecamatan Rogojampi, setelah sebelumnya ia jemput Cempluk dari rumahnya di Desa Lemahbang Kulon, Kecamatan Singojuruh.

Setelah Cempluk hamil dan melahirkan anaknya Bondet dengan tak tahu malunya tidak mau bertanggung jawab atas kelahiran anaknya dari rahim si Cempluk.

Pihak keluarga Cempluk pun akhirnya melaporkan kasus ini ke Kepolisian Sektor (Polsek) Rogojampi pada Sabtu, (11/1/2020) lalu.

Kapolsek Rogojampi, Kompol Agung Setyo Budi menjelaskan, perkara dugaan pencabulan yang dilakukan Bondet terhadap Cempluk sudah tinggal tahapan-tahapan saja.

“Berkas Acara Penyidikan (BAP) sudah lengkap dan dinyatakan sempurna oleh Jaksa Penuntut Umum (JPU). Selanjutnya tingggal dilimpahkan ke Pengadilan Negeri (PN) untuk proses persidangan,” ujarnya.

Terpopuler