Olahraga Berlebihan, Wanita Ini Didiagnosa Mengidap Penyakit Langka dan Mematikan

Penulis: Putri

Padangkita.com – Rutin olahraga dapat membuat tubuh menjadi sehat. Namun jika dilakukan secara berlebihan dan ekstrim justru dapat berdampak buruk bagi kesehatan. Hal inilah yang sepertinya dialami oleh wanita cantik satu ini.

Pasalnya, wanita berusia 23 tahun itu justru didiagnosa terkena penyakit langka. Hal itu lantaran disebabkan karena sering melakukan olahraga berlebihan.

Baca Juga

Dilansir dari Mirror pada Senin (31/8/2020), wanita bernama Kiana Alvarez itu harus berjuang melawan penyakit langka yang dideritanya. Dokter mendiagnosa Kiana menderita rhabdomyolysis. Penyakit tersebut menyerang otot ginjal para penderitanya.

Rhabdomyolysis sendiri merupakan penyakit langka yang cukup berbahaya. Sindrom tersebut bisa mengancam nyawa dan merusak otot serta menghancurkan organ ginjal.

Mulanya Kiana mengira dirinya mengalami tegang otot, namun tak lama rasa sakit itu begitu kuat sampai membuatnya tak bisa berdiri tegak. Kiana mulai menyadari ada yang salah pada tubuhnya.

Kala itu, Kiana tak sengaja melihat unggahan Instagram dari salah seorang binaraga idolanya, Dana Linn Bailey.

Pasalnya, binaragawan tersebut juga mengalami gejala yang sama dengan Kiana. Pada unggahan tersebut Bailey menyebut jika dirinya mengalami rhabdomyolysis akibat kebanyakan olahraga.Kiana Alvarez

“Saya seorang atlet dan saya juga sangat kompetitif dengan diri saya sendiri, jadi tentu saja saya akan mendorong diri saya sekuat mungkin. Saya hanya tidak tahu bahwa hal seperti ini bahkan bisa terjadi. SAYA BENAR-BENAR TERLATIH. Sebenarnya ini hal yang nyata, yang F**** tahu ! Lol,” ungkap Bailey, binaraga idola Kiana.

“Saya tidak menyadari ada yang salah sampai sekitar lima hari kemudian. Bagi saya itu hanya terasa seperti latihan kardio yang sangat bagus. Saya pikir saya bahkan telah melatih kaki saya setelah latihan itu, dan saya juga melatih sisa minggu ini,” lanjutnya.

Lantaran unggahan tersebut, Kiana langsung pergi ke dokter untuk melakukan tes ‘rhabdo’. Dari hasil tes itu diketahui tingkat kreatin kinase dalam darahnya yang dilepaskan saat sel rusak.

Terpopuler

Add New Playlist