Nike Rilis Pakaian Renang Buat Wanita Berhijab

Penulis: Redaksi

Nike baru-baru ini meluncurkan baju renang hijab. Produk yang diberi nama Victory Swim itu diklaim sebagai jawaban atas kebutuhan dan keluhan wanita berhijab ketika berenang.

Jakarta, Padangkita.com – Anda perempuan berhijab yang suka olahraga renang, tapi sering “terhalang” karena tak ada pakaian renang yang menutup “seluruh” tubuh?

Jika itu masalahnya, maka anda sudah menemukan solusi. Tak tanggung-tanggung, brand yang menawarkan baju renang tertutup penuh (full coverage) – baju renang hijab itu adalah Nike. Ini artinya, selain memenuhi kebutuhan sekaligus bisa tampil gaya.

Nike yang baru-baru ini merilis Victory Swim, koleksi pakaian renang full coverage, mengklaim produk mereka sebagai jawaban atas kebutuhan dan keluhan wanita berhijab ketika berenang.

Masalah yang selama ini dikeluhkan antara lain, pakaian renang kebanyakan tidak menutupi seluruh tubuh, mudah menjadi berat karena terlalu banyak menyerap air, dan penutup rambut gampang bergeser.

Dengan Victory Swim, perempuan berhijab kini dapat berenang secara nyaman dan percaya diri.

Martha Moore, pemimpin proyek desain pakaian renang ini, sebagaimana dikutip asumsi.co, mengobservasi dan mewawancarai perempuan muslim di berbagai negara sebelum merancang.

Baca juga: 7 Faktor Penyebab Migrain yang Perlu Anda Diketahui

Ia melihat banyak perempuan muslim yang memilih untuk tidak masuk ke kolam renang dan berakhir hanya menonton dari tepi. “Bagi desainer, itu pertanda ada masalah yang membutuhkan solusi,” kata Martha.

Moore menemukan bahwa banyak perempuan muslim yang berhenti berenang setelah mereka menggunakan hijab.

Mereka butuh pakaian renang yang anti-air, tak mempersulit pergerakan dalam air, dan penutup kepala yang yang pas. Dan yang tak kalah penting,

pakaian renang untuk perempuan berhijab mesti tetap ringan walaupun menutupi seluruh tubuh dan longgar – untuk menyembunyikan lekuk.

Produk-produk Victory Swim tampak sederhana, tanpa motif dan berwarna gelap.

Baca juga: Mandi Malam Berbahaya Bagi Kesehatan, Fakta atau Mitos?

Menurut orang-orang yang telah mencobanya, pakaian-pakaian renang ini terasa lebih ringan dari burkini pada umumnya.

Atlet dan model muslim internasional juga memuji upaya Nike menciptakan produk khusus kelompok yang masih kerap dipinggirkan di negara-negara Barat ini.

“Menurutku, datang dari sebuah brand multinasional, ini adalah statement besar untuk merayakan keberagaman dan inklusivitas. Langkah ini akan membuat lebih banyak atlet Muslim pengguna hijab muncul. Bahwa olahraga itu untuk semua orang, terlepas apakah kamu pakai hijab atau tidak,” kata Manal Rostom, atlet dan pendiri komunitas Surviving Hijab.

Kritik pada Nike

Pada tulisan Rabu (18/12/2019) yang mempromosikan produk baru Nike ini, asumsi.co juga menyampaikan kritik.

Media itu menyebut, pada satu sisi, inisiatif Nike membuat baju renang hijab dapat dinilai progresif.

Ia mengupayakan inklusivitas dan citra yang lebih representatif. Namun, di sisi lain, upaya ini tak bisa dirayakan bulat-bulat, mengingat banyaknya pelanggaran hak para buruh pembuat produk-produk Nike.

Mereka kerap bekerja dengan upah tidak layak dan rentan mengalami kekerasan.

Pakaian, sepatu, tas, dan produk Nike dibuat di negara-negara berkembang seperti Indonesia, dan tentu banyak buruhnya yang merupakan perempuan, muslim, serta pengguna hijab.

Baca juga: Cara Mudah Dapat Tubuh Langsing Ideal dengan Jahe

Hoda Katebi, aktivis yang kerap memperjuangkan hak pekerja tekstil, mempersoalkan hal ini lewat akun Twitter-nya, @hodakatebi. Perempuan asal Chicago ini mengunjungi pabrik tempat produk Nike dibuat di Indonesia. “Pekerja garmen–kebanyakan adalah perempuan Muslim–diupah secara tidak layak dan bekerja 6 hari setiap minggunya untuk membuat kita merasa ‘direpresentasikan’ lewat pakaian renang muslim,” kata Hoda. (*/pk-01)

Terpopuler

Add New Playlist