Kekayaan Cabup dan Cawabup Limapuluh Kota, Paling Banyak Rp53 Miliar Paling Sedikit Minus Rp121,71 Juta

Berita Pilkada Limapuluh Kota terbaru dan berita Sumbar terbaru: Seluruh calon bupati dan calon wakil bupati Limapuluh Kota telah melaporkan harta kekayaan kepada KPK

Sarilamak, Padangkita.com – Seluruh calon bupati (Cabup) dan calon wakil bupati (Cawabup) Limapuluh Kota telah melaporkan harta kekayaan kepada Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). Siapa paling tajir dan siapa yang paling “miskin”?

Pilkada Limapuluh Kota 2020 diikuti oleh empat pasangan calon. Keempatnya adalah pasangan Muhammad Rahmad-Asyirwan Yunus atau “MR. AY” yang diusung Partai Gerindra, PKB dan Partai Hanura, dengan nomor urut 1.

Baca Juga

Kemudian, pasangan Darman Sahladi-Maskar M Dt Pobo atau “Salam” yang diusung Partai Demokrat, PAN, dan Partai NasDem, dengan nomor urut 2.

Selanjutnya, pasangan Safaruddin Dt Bandaro Rajo-Rizki Kurniawan Nakasri atau “Safari” yang diusung Partai Golkar, PPP, dan PKS, dengan nomor urut 3.

Dan terakhir, pasangan Ferizal Ridwan-Nurkhalis atau “FN” yang maju dari jalur perseorangan atau indepenen, dengan nomor urut 4.

Baca Juga: Ini Profil Empat Paslon di Pilkada Limapuluh Kota dan Tim Mereka

Keempat pasangan calon ini, memiliki total harta kekayaan yang berbeda-beda. Berikut, Daftar Kekayaan Cabup-Cawabup Limapuluh Kota yang dirangkum dari situs e-LHKPN KPK.

Muhammad Rahmad-Asyirwan Yunus

Pada tahun 2020, Muhammad Rahmad memiliki total harta kekayaan sebesar Rp53,46 miliar. Terdiri dari tanah dan bangunan yang tersebar pada 10 titik di Jakarta, Bogor, dan Limapuluh Kota, dengan nilai keseluruhan Rp26,99 miliar.

Kemudian, Rahmad juga punya mobil Lexus RX350 tahun 2011 seharga Rp350 juta dan motor Vespa Scooter tahun 2018 seharga Rp34 juta. Selain itu, Rahmad punya bergerak lainnya senilai Rp7,18 miliar serta kas dan setara kas senilai Rp21,8 miliar. Selain itu, Rahmad punya utang sebesar Rp2,9 miliar.

Sedangkan Asyirwan Yunus, pada tahun 2020, memiliki harta total kekayaan sebesar Rp1,06 miliar. Dengan rincian, tanah dan bangunan pada 1 titik di Kota Medan senilai Rp1,5 miliar. Kemudian, harta bergerak lainya senilai Rp16 juta, serta kas dan setara kas sebesar Rp232,6 ribu. Kemudian, Asyirwan punya utang sebesar Rp450 juta.

Darman Sahladi-Maskar M Dt Pobo

Pada tahun 2019 lalu atau semasa menjabat anggota DPRD Sumbar untuk periode kedua, Darman Sahladi melaporkan total harta kekayaannya kepada KPK sebesar Rp7,44 miliar. Terdiri dari tanah dan bangunan padatiga titik di Limapuluh Kota dan Padang senilai Rp9,27 miliar.

Kemudian, Darman Sahladi punya mobil Suzuki Escudo Sedan 2000 seharga Rp85 juta, mobil Pajero Sport Jeep 2016 seharga Rp350 juta, mobil X-Pander Minibus 2018 seharga Rp208 juta, dan harta bergerak lainnya senilai Rp5 juta. Selain itu, calon bupati ini punya kas dan setara kas sebesar Rp67,48 juta, serta utang sebesar Rp2,54 miliar.

Sedangkan Maskar M Dt Pobo, pada tahun 2020 ini, melaporkan total harta kekayannya kepada KPK sebesar Rp9,85 miliar. Terdiri dari tanah dan bangunan yang tersebar pada 120 titik di Kota Banjarbaru (Kalimantan), Jakarta Barat, Subang (Jawa Barat), dan Limapuluh Kota, dengan nilai keseluruhan, dilaporkan Maskar ke KPK sebesar Rp5,50 miliar.

Selain punya 120 titik tanah dan bangunan, Maskar M Dt Pobo melaporkan kepada KPK punya alat transportasi dan mesin. Seperti, mobil Toyota Innova 2014 seharga Rp80 juta, mobil Honda Freed 2011 seharga Rp60 juta, mobil Toyota Fortuner 2011 seharga Rp80 juta, mobil Honda CRV 2-019 seharga Rp430 juta, motor Yamaha Fino 2016 seharga Rp7 juta, motor Piagio Vespa 2018 seharga Rp39 juta, dan motor Honda Scoopy 2018 seharga Rp16,1 juta.

Kemudian, Maskar M Dt Pobo juga memiliki surat berharga senilai Rp125 juta, serta kas dan setara kas senilai Rp3,50 miliar. Maskar tercatat di LHKPN KPK, tidak punya utang.

Safaruddin-Rizki Kurniawan

Pada tahun 2019 lalu atas semasa menjabat anggota DPRD Sumbar, Safaruddin Datyak Bandaro Rajo melaporkan total harta kekayaanya kepada KPK sebesar Rp2,03 miliar. Terdiri dari tanah dan bangunan pada tiga titik di Kota Payakumbuh senilai Rp1,57 miliar.

Kemudian, Safaruddin punya mobil Toyota Minibus 1997 seharga Rp60 juta dan mobil Pajero Sport 2017 seharga Rp400 juta, serta kas dan setara kas sebesar Rp835,4 ribu. Namun, Safar tidak punya utang.

Sedangkan Rizki Kurniawan Nakasri, pada tahun 2020 ini, memiliki harta kekayaan sebesar Rp7,88 miliar. Harta Rizki terdiri dari tanah dan bangunan yang tersebar pada 6 titik di Padang, Medan, Depok, dan Pekanbaru, dengan nilai keseluruhan sebesar Rp8,48 miliar.

Kemudian, Rizki punya mobil Toyota Fortuner 2018 seharga Rp400 juta, mobil Mitsubishi Pajero Sport 2015 seharga Rp325 juta, dan harta bergerak lainnya senilai Rp juta. Selain itu, calon wakil bupati ini punya kas dan setara kas sebesar Rp363 juta. Kemudian, Rizki punya hutang sebesar Rp1,7 miliar.

Ferizal Ridwan-Nurkhalis

Pada tahun 2019, Ferizal Ridwan sebagai Wakil Bupati Limapuluh Kota atau penyelenggara negara, melaporkan kepada KPK, harta kekayaannya minus sebesar Rp121,71 juta. Ferizal dalam laporannya tidak punya tanah dan bangunan, alat transportasi, harta bergerak, surat berharga, kas dan setara kas, ataupun harta lainnya milik sendiri. Dan, Ferizal Ridwan punya utang Rp121,71 juta.

Sedangkan Nurkhalis, dalam LHKPN tahun 2020 yang dilaporkan kepada KPK, melaporkan total harta kekayaanya kepada KPK sebesar Rp13,1 juta. D

alam laporan tersebut, Nurkhalis tidak punya tanah dan bangunan, serta tidak punya alat transportasi dan mesin. Namun, punya harta bergerak sebesar Rp16,3 juta, kas dan setara kas sebesar Rp3,8 juta, dan hutang sebesar Rp7,5 juta. [pkt]


Baca berita Pilkada Limapuluh Kota terbaru dan berita Sumbar terbaru hanya di Padangkita.com

Terpopuler

Add New Playlist