Heboh, Alumni Berprestasi UII Sekaligus Penceramah Ibrahim Malik, Diduga Lecehkan 30 Wanita

Berita viral terbaru: Alumni berprestasi UII terduga pelecehan seksual

Alumni berprestasi UII jadi terduga kasus pelecehan seksual. [Foto: Ist]

Berita viral terbaru: Seorang alumni berprestasi Universitas Islam Indonesia (UII) membuat publik heboh. Ia yang aktif berceramah diduga telah melakukan pelecehan terhadap 30 orang korbannya.

Padangkita.com - Kabar mengejutkan datang dari alumni berprestasi Universitas Indonesia (UII) bernama Ibrahim Malik.

Ia yang dikenal aktif berceramah dan merupakan sosok yang agamis, dilaporkan telah melakukan pelecehan  kepada sejumlah wanita.

Laporan itu dibeberkan Lembaga Bantuan Hukum (LBH) Yogyakarta. LBH Yogyakarya menerima laporan dari 30 orang atas dugaan pelecehan yang dilakukan oleh Ibrahim Malik.

Dua orang di antaranya mengungkap pelecehan yang dialaminya dilakukan Ibrahim di Melbourne, Australia.

“Rasanya saat itu surreal banget karena saya kenal dia dan reputasinya yang agamis, tapi kok begitu,” ujar salah seorang di antaranya seperti dikutip ABC, Minggu (10/5/2020).

Baca juga: Datang ke Pernikahan Mantan, Wanita Ini Ngaku Hamil dan Buat Pasangan Itu Cerai

Menurut keterangannya, saat itu ia masih berstatus mahasiswi di Melbourne. Wanita itu melanjutkan, ia merasa terganggu ketika tangan Ibrahim beberapa kali menyentuh beberapa bagian tubuhnya.

Sontak saja hal itu membuatnya tak nyaman dan terkejut dengan sikap Ibrahim tersebut.

Ia menceritakan, Ibrahim dikenal aktif dalam sejumlah kegiatan keagamaan dan sering diundang untuk berceramah di sejumlah masjid, yang jemaahnya kebanyakan warga Indonesia di Victoria.

Perempuan lainnya juga mengungkapkan bahwa dirinya mengenal Ibrahim dari kegiatan keagamaan.

Ia bahkan mengaku sangat terkejut ketika Ibrahim diduga berusaha memegang tangannya pada tahun 2018 lalu.

Ia juga mengatakan telah mencoba mengingatkan Ibrahim soal posisinya yang sering berceramah di masjid. Tetapi kemudian, lanjut perempuan itu, Ibrahim malah mencoba memeluknya.

Kepada ABC, ia mengungkapkan, Ibrahim sempat meminta maaf. Namun setelah itu, Ibrahim mengulanginya kembali dengan cara yang berbeda di beberapa kesempatan.

Setelah mendapat perlakukan tak wajar itu, wanita tersebut mengaku tak langsung melaporkannya karena khawatir tak ada yang mempercayainya mengingat reputasi Ibrahim yang agamis.

“Aku rasa saat itu aku juga belum self-educated soal [sexual harassment] itu,'” katanya.

Sementara di sisi lain, ABC mencoba meminta Ibrahim untuk mengonfirmasi soal tuduhan pelecehan yang dilakukannya di Melbourne. Ibrahim sendiri saat ini memang sedang melanjutkan pendidikannya di Melbourne dan mendapatkan program beasiswa.

“Kalau di Melbourne misalnya saya pernah, saya ingin tanya siapa orangnya? Kedua, kalau saya pernah dan bersalah, kenapa tidak segera dilaporkan ke pihak kampus atau pihak polisi?” kata Ibrahim.

Dalam kesempatan tersebut, Ibrahim mengaku menghormati pihak kampus UI yang sedang menyelidiki dugaan pelecehan yang disangkutkan padanya.

“Saya hormati ya, itu kan hak prerogatif kampus, tapi sampai sekarang kan semua itu masih dugaan. Artinya saya juga masih bingung kenapa saya disuruh harus meminta maaf,” imbuhnya.

Ibrahim lantas membantah soal kasus pelecehan yang dialamatkan padanya dan menegaskan kalau ia tidak pernah melakukan seperti apa yang dituduhkan kepadanya.

Baca juga: Bermula dari Sebuah Buku, Pria Tionghoa Ini Sebut Islam Agama Paling Rasional

“Saya tidak merasa dan tidak pernah [melakukan],” ujarnya.

Ibrahim juga membantah soal tuduhan ia memeluk dan menyentuh korbannya dari belakang di indekosnya saat menjual buku bimbingan belajar.

“Nah, itu perlu bukti dulu. Artinya saya tidak bisa mengatakan iya atau tidak, begitu, karena saya tidak tahu pokok perkaranya seperti apa,” kata Ibrahim tentang dugaan atas perbuatannya di Indonesia.

“Stand saya tetap sama. Itu kan artinya mereka menduga … dalam bahasa lain belum memiliki bukti yang jelas dan saya tidak diberikan kesempatan klarifikasi apa-apa,” imbuh alumni berprestasi tersebut.

UII Cabut Predikat Mahasiswa Berprestasi

Meski masih dalam penyelidikan soal laporan-laporan tersebut, pihak kampus UII sendiri akan segera mencabut gelar mahasiswa berprestasi yang diraih Ibrahim Malik.

“UII akan mencabut gelar mahasiswa berprestasi yang diberikan kepada IM pada 2015,” kata Ketua Tim Pendampingan Psikologis dan Bantuan Hukum UII Syarif Nurhidayat seperti dikutip detikcom.

Syarif menjelaskan pencabutan gelar mahasiswa berprestasi itu dilakukan setelah mempelajari keterangan yang diberikan oleh korban atau penyintas.

Baca juga: Terjebak di Nigeria karena Lockdown, Profesaor Asal Jember Ini Disangka Orang China

“Saat ini kami masih dalam proses administrasi (untuk mencabut gelar itu),” pungkasnya. [*/Jly]


Baca berita Viral terbaru hanya di Padangkita.com.

Tag:

Baca Juga

Padang, Padangkita.com - Ketua Umum FORKI Sumbar, Andre Rosiade bersyukur atas raihan atlet karate Sumbar dalam PON XX di Papua tahun 2021.
Boyong 2 Perak di PON Papua, Rombongan Karateka Sumbar Dijamu Andre Rosiade
Berita Viral, Minta Uang Rp5.000 Untuk Beli Rokok Tak Dikasih, Cucu Ancam Bunuh Sang Nenek, Viral trending Terbaru Hari Ini
Minta Uang Rp5.000 Untuk Beli Rokok Tak Dikasih, Cucu Ancam Bunuh Sang Nenek
Berita Pariaman hari ini dan berita Sumbar hari ini: Kemungkinan besar setelah selesai proses BAP kasus akan dilimpahkan ke Polresta
Kesal Dibilang Numpang Hidup, Pria Beristri Bacok Ayah Kandungnya Sendiri
Berita viral terbaru dan berita trending terbaru: Kembar menikah dengan kembaran lainnya di Sumedang bikin wrganet heboh.
Unik, Sesama Kembar Menikah dengan Kembar Lainnya di Waktu Bersamaan, Sempat Takut Ketukar
Berita viral terbaru dan berita trending terbaru: Wanita menangis darah
Wanita di India Menangis Darah Saat Siklus Menstruasi karena Idap Kelainan Medis Langka
Berita viral terbaru dan berita trending terbaru: Seleksi masuk PTN
Ini Alasan Kemendikbud Ubah Pola Seleksi Masuk PTN Tahun 2024