Demi Bisa Nikahi Nenek 65 Tahun, Kakek 79 Tahun Ini Rela Bayar Mahal Uang Panai

Penulis: P Radila

Berita viral terbaru: Kakek 79 tahun bayar uang panai Rp15 juta agar bisa menikahi nenek berusia 65 tahun di Sulawesi Selatan.

Padangkita.com – Belum lama ini pernikahan pasangan dua lansia di Sulawesi Selatan berhasil mencuri perhatian publik.

Pasalnya, kakek berusia 79 tahun rela menghabiskan uang banyak untuk bisa menikahi nenek bernama Wa Endang (65).

Menurut keterangan salah seorang kerabat mempelai pria, Benny, sang kakek menghabiskan uang Rp 15 juta untuk membayar Uang Panai sebesar Rp15 juta. Tak hanya uang, kakek tersebut juga harus menyerahkan beras dalam jumlah yang tak sedikit.

“Uang Panai-nya itu Rp15 juta. Ada juga beras 2 Pikul (setara 120 kilogram),” ujar Benny yang akrab disapa Sakkulu Maddendang, seperti dilansir dari Liputan6.com, Jumat (11/9/2020).

Seserahan tersebut belum termasuk mahar yang telah disiapkan kakek kelahiran 31 Desember 1940 itu untuk meminang wanita pujaan hati.

Pasalnya, kakek yang diketahui bernama Wa Salimung itu juga menyerahkan cincin emas dengan berat 2 gram.

Lebih lanjut, Sakkulu mengatakan bahwa mahar tersebut merupakan sesuatu hal yang wajib dalam pernikahan.

Lantaran hal itulah keluarga mempelai pria telah menyiapkan mahar tersebut.  “Kalau maharnya ada cincin emas 2 gram,” katanya.

Kabar pernikahan pasangan lansia ini lantas menjadi perbincangan hangan banyak orang. Pernikahan itu sendiri telah berlangsung pada Kamis (10/9/2020) di Kabupaten Sidrap, Sulawesi Selatan.

“Kemarin acaranya di rumah memeplai wanita. Ramai acaranya, tapi kami tidak hadir karena lagi di Makassar. Yang mempelai pria itu masih keluarga dengan saya,” jelas Sakkulu.

Sakkulu menjelaskan bahawa Wa Salimung merupakan warga Amparita, Kecamatan Tellu Limpoe, Kabupaten Sidrap.

Baca juga: Kisah Profesor Matematika yang Mualaf Setelah Mempelajari Alquran

Sementara Wa Endang adalah warga Buae, Kecamatan Watang Pulu, Kabupaten Sidrap.

Untuk status keduanya sendiri, Wa Salimung adalah seorang duda yang ditinggal mati istrinya, sementara Wa Endang memang belum pernah menikah sebelumnya.