Bukan Waria, Ini Bissu, Dukun Sakti dari Suku Bugis

Penulis: P Radila

Berita viral terbaru: Bissu merupakan dukun sakit yang meiliki sifat wanita dan pria dan jadi simbol kekuatan magis suku bugis.

Padangkita.com – Indonesia dikenal sebagai negara dengan beragam suku dan budaya yang berbeda-beda. Setiap tempat di Indonesia memiliki keunikan dan ciri khas masing-masing.

Contohnya saja seperti suku bugis yang kental dengan tradisi magisnya.

Suku bugis sendiri merupakan salah satu suku tertua di Indonesia. Bahkan hingga saat ini penduduk suku tersebut masih setia memegang teguh budaya dan adat istiadat dari nenek moyang mereka.

Tak sedikit orang beranggapan bahwa masyarakat suku bugis memiliki kesaktian yang tak dimiliki oleh orang pada umumnya.

Tak hanya itu, dengan ilmu-ilmunya yang misterius juga membuat suku bugis cukup disegani di Tanah Air.

Sala satu yang menjadi daya tarik suku bugis yakni, keberadaan Bissu. Mereka kerap dianggap sebagai dukun sakti yang memiliki sifat pria sekaligus wanita.

Lantaran kesaktian yang dimiliki oleh para Bissu itu membuat mereka mempunya posisi tinggi di kalangan orang bugis.

Bagi penduduk bugis yang akan menjadi Bissu harus dimulai sejak masih anak-anak. Namun tidak sembarangan anak bisa menjadi Bissu. Mereka yang dipilih memiliki masalah dalam orientasi seksual.

Biasanya calon Bissu itu harus dibuktikan dulu jika mereka memiliki kemampuan untuk menjadi Bissu. Biasanya si anak akan di tes berbaring di sebuah rakit dan tidak diberi makan selama tiga hari tiga malam. Jika anak tersebut lolos, maka dia bisa dibilang seorang calon bissu sejati.

Kemudian calon Bissu yang lolos, akan melewati ritual panjang sejak mereka berusia 13 tahun. Mereka akan belajar mantra-mantra khusus yang hanya diajarkan untuk para bissu.

Baca juga: Ini 5 Seleb Tanah Air yang Nikah Beda Agama, Namun Berujung Perceraian

Tak hanya itu, mereka juga harus melewati ritual yang disebut Irebba. Prosesi ritual itu sendiri berlangsung hingga berhari-hari. Para calon Bissu diwajibkan untuk mampu melewati ritual tersebut.