Kembangkan Potensi Wisata, Pengelola Hotel di Pessel Diminta Berikan Pelayanan Prima

Gerbang memasuki Kabupaten Pesisir Selatan dari Padang (Foto: twitter anakanakminang)

Padangkita.com – Kepala Dinas Pariwisata, Pemuda dan Olah Raga Pesisir Selatan (Pessel), Mawardi Roska meminta para pengelola hotel memberikan pelayanan prima  sesuai standar yang ditetapkan, sehingga wisatawan senang dan mau datang kembali ke daerah ini.

Menurutnya, Pessel sebagai daerah tujuan wisata mesti didukung oleh infrastruktur yang memadai, seperti hotel, penginapan dan restoran dengan pelayanan berkualitas.

Sedangkan untuk menilai kualitas destinasi wisata yang baik, maka sangat ditentukan oleh lamanya orang tinggal di suatu tempat. Semakin lama orang tinggal di suatu tempat, semakin banyak pula uang yang dibelanjakan dan semakin banyak pula orang yang menikmatinya.

“Sekarang yang kita jual adalah keramahan, karena potensi wisata yang kita miliki tidak diragukan lagi keindahannya. Satu hal yang perlu dilakukan untuk itu adalah mendidik masayarakat agar bersikap santun supaya tamu yang datang merasa nyaman,” katanya dikutip dari pesisirselatankab, Minggu (23/09/2018).

Dikatakan, pariwisata juga akan membuka lapangan kerja baru dengan tumbuhnya industri jasa pariwisata seperti hotel, rumah makan, home stay, kios cindramata, kuliner, pemandu wisata dan usaha bahari lainnya. Perkembangan industri jasa tadi telah memberikan dampak terhadap ekonomi mayarakat.

Ia mengajak pemilik hotel agar merekrut tenaga kerja sesuai keahliannya, membangun relasi dengan PHRI dan ASITA, membantu mempromosikan kawasan wisata  melalui paket-paket wisata, membayar pajak hotel dan restoran untuk peningkatan PAD.

Sementara salah seorang pemilik hotel, H.Firdaus  mengatakan, pembangunan hotel dilatarbelakangi oleh keinginan untuk mendukung pengembangan wisata. Karena, Pessel telah menjadi destinasi wisata yang semakin ramai dikunjungi wisatawan. Tentu dalam hal ini sangat dibutuhkan infrastruktur yang memadai seperti hotel.

“Saya mendukung program pemerintah daerah dalam upaya pengembangan potensi wisata. Dukungan itu saya realisasikan dengan membangun hotel yang representatif. Kedepan, saya akan terus berupaya agar hotel ini menjadi salah satu etalase daerah dan memberikan pelayanan yang berkualitas kepada pengunjung,” tandasnya.

Baca juga:
Valentine's Day Dilarang, Ini Penjelasan MUI Kota Bukittinggi