Waspada, Ini Bahaya dari Aplikasi Deepfake MyHeritage ‘Bikin Foto yang Diam Jadi Bergerak’

Penulis: Erika

Berita viral terbaru dan berita trending terbaru: pengamat keamanan siber mengungkapkan aplikasi Deepfake MyHeritage berbahaya.

Padangkita.com – Aplikasi Deepfake MyHeritage belakangan ini ramai digunakan oleh warganet. Deepfake MyHeritage ini dapat menganimasi foto-foto lawas seolah-olah hidup kembali.

Misalnya, foto yang diam bisa bergerak dan bahkan tersenyum serta berkedip dengan aplikasi Deepfake MyHeritage ini.

Banyak dari warganet yang diketahui telah menggunakan aplikasi Deepfake MyHeritage tersebut. Mereka juga mengunggah foto editan mereka dari aplikasi Deepfake MyHeritage di media sosial dari Instagram hingga TikTok.

Kebanyakan orang yang menggunakan aplikasi Deepfake MyHeritage untuk menghidupkan kembali foto-foto lama dari salah satu anggota keluarga yang meninggal dunia.

Hal itu dilakukan oleh mereka untuk mengembalikan kenangan bersama orang terkasih karena sudah berbeda alam.

Tidak hanya itu, aplikasi ini juga bisa digunakan untuk mengedit foto apapun asal memiliki bentuk wajah termasuk lukisan dan patung.

Meski aplikasi Deepfake MyHeritage ini terdengar sangat menarik untuk dicoba, namun ada sebagian pihak menganggap aplikasi tersebut menyeramkan.

Orang yang menyebut aplikasi itu menyeramkan lantaran pada umumnya digunakan untuk menghidupkan kembali foto orang yang sudah meninggal dunia.

Sebagian lagi menyebutkan aplikasi Deepfake MyHeritage menyeramkan karena dianggap bisa mengancam keamanan karena aplikasi itu bisa digunakan untuk orang yang masih hidup tanpa izin.

Seperti yang dialami oleh Gal Gadot yang telah menjadi korban dari aplikasi Deepfake MyHeritage. Di mana wajah pemeran film Wonder Woman ini ditempelkan ke wajah seorang bintang porno, sehingga tampaklah dirinya yang seolah-olah tengah beradegan panas.

Melansir dari PikiranRakyat.com, aplikasi Deepfake MyHeritage menjadi kontroversi di sejumlah negara di Eropa.

Bahkan, pemerintah Inggris kini tengah mempertimbangkan status ilegal atas penggunaan aplikasi Deepfake MyHeritage karena dikhawatirkan dapat disalahgunakan dengan melakukan penipuan identitas.

Pemerhati keamanan siber yang juga staf Engagement and Learning Specialist di Engage Media, Yerry Niko Borang, juga mengatakan bahwa aplikasi Deepfake MyHeritage ini akan sangat berbahaya.

Yang menjadi kekhawatiran terkait perkembangan teknologi Deepfake tersebut adalah berpotensi dengan disalahgunakan untuk memproduksi konten-konten yang berbau hoaks.

Misalnya saja, seorang oknum yang tidak bertanggung jawab merekayasa seolah-olah presiden yang muncul berpidato menyatakan perang baru dengan suatu negara, padahal sama sekali tidak.

Parahnya lagi, aplikasi ini juga dapat mempalsukan audio yakni membuat tiruan suara dari tokoh masyarakat sehingga memudahkan terjadinya penipuan.

Baca Juga: Aplikasi Eror, Bocah 7 Tahun Ini Diserbu 42 Driver Ojol Pengantar Makanan

Sudah banyak pengamat keamanan siber mengingatkan potensi bahaya dari aplikasi Deepfake MyHeritage ini. [*/rik]


Baca berita viral terbaru dan berita trending terbaru hanya di Padangkita.com.

Terpopuler

Add New Playlist