Total Kasus Covid-19 di Sumbar Dekati 6.000 Orang, Pasien Meninggal Bertambah 4 Orang

Berita Sumbar terbaru - Update Corona Sumbar: data pasien corona sumbar

Ilustrasi. [Foto: Denas/Padangkita.com]

Berita Padang terbaru dan berita Sumbar terbaru: Kasus Covid-19 di Sumbar hampir 6000 orang positif akumulasi dari 15 daerah

Padang, Padangkita.com – Kasus Covid-19 di Sumatra Barat (Sumbar) kembali bertambah 207 orang, Senin (28/9/2020). Sehingga secara kumulatif mendekati 6.000 kasus, persisnya 5.926 orang.
Sejalan dengan itu, pasien Covid-19 yang meninggal dunia juga bertambah empat orang, totalnya menjadi 116 orang atau 1,96 persen. Pasien yang sembuh bertambah 81 orang, jumlahnya menjadi 2.993 orang atau 50,52 persen.

Gugus Tugas Covid-19 Sumbar melaporkan, tambahan 207 kasus hari ini berasal dari 15 daerah. Paling banyak kasus dicatat Kota Padang 97 orang, menyusul Kabupaten Pesisir Selatan (Pessel) 27 orang, Kabupaten Agam 22 orang, dan Kota Bukittinggi 17 orang.

Selanjutnya Kota Pariaman 9 orang, Kabupaten Tanah Datar 8 orang, Kota Padang Panjang 6 orang, Kota Payakumbuh 5 orang, Kota Solok 3 orang, Kabupaten Sijunjung 3 orang, Kabupaten Limapuluh Kota 3 orang, Kota Sawahlunto 2 orang, Kabupaten Padang Pariaman 2 orang, Kabupaten Solok 2 orang, dan Kabupaten Dharmasraya 1 orang.

Pasien yang sembuh sebanyak 81 orang berasal dari 13 daerah, paling banyak berasal dari Kota Pariaman 27 orang, menyusul Kota Padang 18 orang, Kabupaten Tanah Datar 8 orang, Kabupaten Limapuluh Kota 7 orang, dan Kota Bukittinggi 6 orang.

Berikutnya dari Kabupaten Agam 5 orang, Kota Sawahlunto 3 orang, Kabupaten Dharmasraya 2 orang, Kabupaten Pesisir Selatan (Pessel) 1 orang, Kabupaten Solok Selatan (Solsel) 1 orang, Kabupaten Pasaman Barat (Pasbar) 1 orang, Kota Payakumbuh 1 orang, dan Kota Padang Panjang 1 orang.

Baca juga: Lurah Padang Pasir Positif Covid-19, Layanan Dialihkan ke Kantor Camat Padang Barat

Sementara itu, empat orang pasien yang meninggal dunia berasal dari Limapuluh Kota, Kota Padang, Kota Bukittinggi, dan Kabupaten Dharmasraya. Pasien yang dari Limapuluh Kota adalah wanita, 63 tahun, warga Batu Hampar, sebelumnya tercatat sebagai kasus suspek, dirawat di RSUP Dr. M. Djamil.

Pasien yang dari Padang adalah pria, 68 tahun, warga Lubuk Begalung, swasta, meninggal 27 September 2020 dan diketahui psoitif Covid-19 hari ini, sebelumnya dirawat di RST Reksodiwiryo.

Berikutnya pasien dari Bukittinggi adalah wanita, 64 tahun, warga Tarok Dipo, ibu rumah tangga, sebelumnya sebagai kasus suspek, dirawat di RS Achmad Mochtar. Terakhir pasien dari Dharmasraya adalah pria, 61 tahun, warga Gunung Medan, PNS, tercatat sebagai pasien Dinas Kesehatan Dharmasraya.

Tambahan kasus dan pasien sembuh serta meninggal dunia akibat Covid-19 hari ini diketahui melalui pemeriksaan 4.061 sampel spesimen oleh tim Laboratorium Pusat Diagnostik dan Riset Terpadu Penyakit Infeksi Fakultas Kedokteran Universitas Andalas (Unand), Padang dan Balai Penyidikan dan Pengujian Veteriner Wilayah II Baso, Agam.

Jumlah spesimen yang diperiksa di Sumbar hingga hari ini sebanyak 194.156 sampel, dan orang yang diperiksa sebanyak 157.251 orang. Secara keseluruhan, tingkat temuan kasus di Sumbar atau Positivity Rate (PR) naik ke angka 3,77 persen. Kasus suspek tercatat 449 orang, dirawat sebanyak 68 orang, dan isolasi mandiri sebanyak 381 orang. [pkt]


Baca berita Padang terbaru dan berita Sumbar terbaru hanya di Padangkita.com

Baca Juga

Pesantren Ramadan di Padang Diluncurkan, Diikuti 87.304 Pelajar di 1.800 Masjid - Musala
Pesantren Ramadan di Padang Diluncurkan, Diikuti 87.304 Pelajar di 1.800 Masjid - Musala
Terdata 670 TPS Liar di Padang, Hendri Septa sebut Kota Darurat Sampah
Terdata 670 TPS Liar di Padang, Hendri Septa sebut Kota Darurat Sampah
Polresta Padang Musnahkan Lebih 18 Kilogram Ganja dan 174 Gram Sabu
Polresta Padang Musnahkan Lebih 18 Kilogram Ganja dan 174 Gram Sabu
Forkopimda Padang Rumuskan Sanksi Pelaku Tawuran, Kapolresta Usul Pendidikan Semimiliter
Forkopimda Padang Rumuskan Sanksi Pelaku Tawuran, Kapolresta Usul Pendidikan Semimiliter
Sejarah Balai Kota Padang dari Masa ke Masa, dari Kawasan Muaro ke Aie Pacah
Sejarah Balai Kota Padang dari Masa ke Masa, dari Kawasan Muaro ke Aie Pacah
Simulasi Evakuasi Bencana Minimal 1 Kali Setahun, Kogami Dorong Terbitnya Perwako
Simulasi Evakuasi Bencana Minimal 1 Kali Setahun, Kogami Dorong Terbitnya Perwako