Tanah Datar Masih Zona Oranye dengan Skor Terendah di Sumbar

Penulis: Agg
|
Editor: Zulfikar

Batusangkar, Padangkita.com – Kabupaten Tanah Datar hingga saat ini masih ditetapkan masuk zona oranye atau daerah dengan risiko penyebaran Covid-19 sedang.

Penetapan zona itu berdasarkan hasil hitungan data dari Satgas Covid-19 Sumbar, dengan skor 1,91 atau daerah yang paling buruk dalam pengendalian pemaparan Covid-19.

Baca Juga

Sementara, di bawah Kabupaten Tanah Datar yaitu Kota Padang, dengan skor 1,97. Lalu, untuk daerah yang masuk dalam zona oranye dan skornya paling tinggi yaitu Kota Bukittinggi 2,37 atau sudah mendekati zona kuning.

Dari rilis Satgas Covid-19 tersebut, terdapat 12 daerah masuk zona oranye dan tujuh daerah masuk dalam zona kuning, dengan skor tertinggi yaitu Kabupaten Solok Selatan 2,37 yang artinya daerah itu paling balik dalam pengendalian pemaparan Covid-19 di Sumbar.

Roza Mardiah, Kabid P2P Dinas Kesehatan Kabupaten Tanah Datar menyebutkan, untuk penetapan zona dan skor itu dilakukan Satgas Covid-19 Sumbar.

“Sesuai informasi dari Satgas Covid-19 Pemprov, berdasarkan perhitungan 15 indikator data onset pada minggu ke-35 Pandemi Covid-19 di Sumatra Barat periode 7 sampai 14 November 2020, ditetapkanlah zona daerah,” ujar Roza, Senin (9/11/2020).

Dijelaskan Roza, bahwa Tanah Datar masih berada pada zona oranye dengan skor 1,91.

“Ini skor terendah dibanding 11 kabupaten dan kota lain yang masuk zona oranye. Kota Padang tepat di bawah Tanah Datar dengan skor 1,97 dan Kota Bukittinggi skor 2,37 daerah yang paling mendekati zona kuning,” ungkapnya.

Sementara itu, untuk perkembangan Covid-19 pada Minggu kemarin, kata Roza, penambahan kasus positif Corona di Tanah Datar sebanyak 14 orang dan sembuh 1 orang.

Sedangkan pada hari ini, Senin (9/11/2020). tercatat enam kasus positif Covid-19 baru di Tanah Datar, dengan angka kesembuhan sebanyak tujuh pasien.

“Kita ada penambahan 14 orang lagi yang terkonfirmasi positif Covid-19 pada Minggu dan Senin 6, dominan dari Kecamatan V Kaum,” papar Roza.

Jadi, kata Roza, secara akumulatif, kasus positif Covid-19 di Tanah Datar hingga saat ini sebanyak 460 orang, terdiri dari terdiri dari 3 pasien dirawat di RSUD Pariaman, 2 pasien dirawat di RSUP M Djamil Padang, 7 pasieng dirawat di RSAM Bukittinggi, 3 pasien dirawat di RS Ibnu Sina Padang Panjang, 5 pasien dirawat di RSUD Padang Panjang, 7 pasien dirawat di RSUD Hanafiah Batusangkar.

Lalu, sebanyak 3 pasien dirawat di RS Unand Padang, 4 pasien dikarantina di PPSDM Baso dan 130 pasien menjalani isolasi mandiri.

Baca juga: Langgar Protokol Kesehatan, 120 Orang Disanksi di Tanah Datar Bersihkan Taman Pagaruyung

Dari total kasus positif Covid-19 yang ditemukan, sebanya 280 pasien sudah dinyatakan sembuh. Kemudian, meninggal dunia dilaporkan sebanyak 16 orang.

Sementara, kasus suspek hingga saat ini sebanyak 21 orang, probable 2 orang dan pelaku perjalanan 23 orang. [zfk]


Baca berita Tanah Datar terbaru, berita Sumbar terbaru dan berita Virus Corona (Covid-19) terbaru hanya di Padangkita.com.

Terpopuler