Ratusan Aset Milik Pemkab Tanah Datar Belum Bersertifikat, Banyak Terkendala Administrasi

Penulis: Agg

Batusangkar, Padangkita.com – Ratusan aset milik Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tanah Datar masih belum bersertifikat. Pada umumnya, hal itu terkendala ketidakjelasan administrasi aset tersebut. Sebagian lainnya masih dalam proses pengurusan.

“Lebih kurang masih ada 900 aset yang belum disertifikatkan. Mulai dari jalan, sarana kesehatan, sekolah, dan bangunan umum lainnya,” jelas Inspektur Tanah Datar, Altri Suandri, Selasa (27/10/2020) saat mendampingi Badan Pertanahan Nasional (BPN) Tanah Datar menyerahkan 14 sertifikat aset milik Pemkab kepada Pjs Bupati Tanah Datar, Erman Rahman.

Baca Juga

Inspektur di hadapan Pjs Bupati dan pihak BPN menjelaskan, masih ada ratusan lainnya tanah milik Pemkab Tanah Datar yang belum di sertifikatkan.

Altri juga menyebutkan, hingga akhir tahun ini sebenarnya ada 61 bidang tanah untuk diproses sertifikat. Namun, dari jumlah itu ditargetkan selesai sebanyak 20 sertifikat bidang tanah. Dan hingga Oktober ini telah selesai sebanyak 14 sertifikat.

“Kita yakin sisanya dari target dapat terselesaikan oleh pihak BPN. Untuk tahun besok kita menargetkan sekitar 300 bidang untuk disertifikatkan, tentunya hal ini juga kita bicarakan pembiayaannya,” ulasnya.

Sejauh ini, lanjut Altri, untuk menyertifikatkan pada umumnya terkendala pada proses administrasi.

“Jadi orang zaman dahulu hanya menyerahkan melalui mulut dan perkataan tanpa bukti apa-apa. Nah sekarang saat kita akan mengurus, pihak ahli waris kadang tidak mengetahui hal itu. Ibaratnya terkadang kita membangunkan ular yang sedang tidur,” bebernya.

Sementara itu, 14 sertifikat yang diserahkan Selasa (27/10/2020), merupakan sertifikat yang telah selesai penggurusan. Masih ada lagi puluhan sertifikat milik Pemkab yang saat ini masih dalam proses penyelesaian oleh pihak BPN.

Sertifikat tersebut diserahkan langsung oleh Kepala BPN Tanah Datar Nurhamida didampingi Kasi Pengadaan BPN Hella Mayang Shinta dan beberapa staf lainnya, kepada Pjs Bupati Erman Rahman. Ikut mendampingi,
Inspektur Altri Suandi, Kabag Humas dan Protokol Setdakab Tanah Datar Yusrizal, dan Kepala Dinas (Kadis) Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Nofi Hendri.

Dalam kesempatan itu, Altri Suandi mengapresiasi BPN yang sangat intens dan memberikan “support” dalam menyelesaikan sertifikat milik Pemkab.

“Jadi ke 14 sertifikat ini merupakan lahan atau tanah yang semua urusannya telah selesai, atau dengan arti kata, seluruh aset pemkab yang sudah aman langsung disertfikatkan,” terangnya.

Kepala BPN Tanah Datar, Nurhamida mengakui dari target 20 aset, baru terselesaikan secara menyeluruh 14 sertifikat.

“Total secara keseluruhan yang sudah selesai diurus pada tahun ini ada sebanyak 66 bidang. Sebanyak 42 di antaranya sudah selesai pada Agustus lalu, sisanya sekarang 14, dan masih ada yang sedang dikerjakan sesuai target. Jika tidak ada kendala seperti gugatan ataupun karena kesibukan administrasi, sisa target tersebut dapat diselesaikan dalam dua pekan, ” jelasnya.

Nurhamida menyebutkan, sesuai program pemetaan wilayah dari pemerintah pusat, di Tanah Datar terdapat 17.000 bidang tanah yang akan diukur. Sebanyak 10.000 bidang diukur oleh pihak ketiga, dan 7.000 bidang diukur oleh pihak BPN sendiri.

“Jadi dari semua target 17.000 bidang itu, dipetakan mulai dari aset milik nagari, kecamatan, hingga kabupaten,” sebutnya.

Sementara itu Pjs Bupati Tanah Datar, Erman Rahman berharap agar target BPN dapat terselesaikan sesuai harapan pemerintah pusat. Erman berharap dan dan berpesan kepada organisasi perangkat daerah (OPD) terkait agar seluruh aset yang telah disertifikatkan untuk segera dibenahi.

Baca juga: Gubernur dan Pjs Bupati Tanah Datar Imbau Jemaah Masjid Patuhi Protokol Kesehatan

“Jadi seluruh yang sudah tersertifikatkan ini jangan dibiarkan begitu saja. Cepat benahi, seperti membangun pagar, perbaikan-perbaikan bangunan, dan segala macamnya. Agar apa yang sudah jelas milik Pemda ini dapat terkelola dengan baik,” tukasnya. [pkt]


Baca berita Tanah Datar terbaru dan berita Sumbar terbaru hanya di Padangkita.com.

Terpopuler