Puluhan Traktor Mesin Bajak Siap Didistribusikan ke Semua Kecamatan di Tanah Datar

Penulis: Redaksi

Batusangkar, Padangkita.com – Puluhan unit hand tractor mesin bajak, sudah bisa dimanfaatkan dan bakal didistribusikan beberapa hari ke depan kepada Brigade Alsintan di tiap-tiap kecamatan di Tanah Datar.

Kepala Bidang (Kabid) Tanaman Pangan dan Holtikultura Dinas Pertanian Tanah Datar, Wel Embra, mengatakan mesin bajak tersebut nanti akan dimanfaatkan untuk membajak sawah atau lahan pertanian masyarakat penerima bantuan program unggulan ‘Bajak Gratis’ yang telah di-launching 2 Februari 2022 lalu.

“Kita masih menunggu permintaan dari petugas Brigade Alsintan sebagai penanggung jawab kegiatan di kecamatan, atas kebutuhan mesin ini untuk dipakai dan dimanfaatkan sesuai permintaan petani di wilayah masing-masing,” kata Wel Embra, kepada Padangkita.com di ruang kerjanya, Rabu (8/6/2022).

Ia mengungkapkan, dari 56 unit hand traktor itu, sudah didistribusikan 14 unit melalui pola bantuan Brigade Alsintan, sisanya akan segera didistribusikan.

“Ada tiga pola bantuan untuk progul ini. Pertama pola Brigade Alsintan, alat dan seluruh pembiayaan ditanggung Pemerintah Daerah. Pola pemberdayaan Alsintan, Alsintan disediakan kelompok tani, semua biaya ditanggung Pemerintah Daerah. Pola peminjaman Alsintan Brigade, Alsintan disediakan Pemerintah Daerah, pembiayaan ditanggung kelompok tani,” ungkap Wel Embra.

Ia menambahkan, proses pengadaan hand tractor baru selesai seminggu, telah diperiksa tim verifikasi dan hasilnya sudah sesuai spesifikasi. Kemarin diserahkan ke bidang untuk didistribusikan dan dimanfaatkan.

“Proses pengadaan hand tractor yang bersumber dari APBD tahun 2022 sebesar Rp686.380.000, dan dibelanjakan melalui E- Katalog sesuai spesifikasi barang dibutuhkan, dan tentunya semua merujuk pada Peraturan Presiden/Perpres Nomor 12 Tahun 2021 tentang Pengadaan Barang dan Jasa,” terangnya.

Lebih lanjut Wel Embra menyebutkan, Program Bajak Gratis diperuntukkan bagi seluruh masyarakat Tanah Datar tidak hanya petani penggarap yang terdaftar dalam Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS) dan Sistem Manajemen Penyuluhan Pertanian (Simluhtan) saja.

“Bagi petani penggarap yang tidak terdaftar di DTKS dan Silmluhtan bisa menikmati Progul ini melalui pola ketiga, tentunya petani harus terdaftar dalam kelompok tani,” sampainya.

Saat ini dari target luas lahan yang bakal dibajak lewat program bajak gratis 4.200 hektare. Sejauh ini baru 159,79 hektare yang telah dibajak atau baru mencapai 3,80% dengan 601 jumlah pemohon. Kecamatan Tanjung Baru menjadi daerah terbanyak melaksanakan Progul ini yakni seluas 24,66 hektare.

Baca juga: Program Bajak Gratis Di-launching di Tanah Datar, Diklaim Satu-satunya di Sumbar

“Dengan telah tersedianya 56 mesin bajak ini dan juga 3 unit kendaraan untuk mobilisasi Alsintan serta elemen pendukung lainnya kita yakin target capaian 4.200 hektare lahan dibajak gratis bisa dicapai. Apalagi hujan sudah mulai turun dan masa tanam petani sudah dimulai. Tentunya dukungan Camat, Wali Nagari, Wali Jorong sampai penyuluh pertanian serta instansi terkait lainnya sangat diharapkan,” pungkas Wel Embra. [djp/pkt]

Terpopuler

Add New Playlist