Masih Ada 91 Warga Tanah Datar Belum Cabut Baiat ke NII, Bupati Eka: Mereka Kebanyakan Tinggal di Perantauan

Penulis: Redaksi

Batusangkar, Padangkita.com – Sebanyak 91 warga Tanah Datar yang terdata sebagai anggota jaringan atau kelompok Negara Islam Indonesia (NII) belum mencabut baiat dan belum bersumpah kembali ke Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).

Hal tersebut disampaikan oleh Bupati Tanah Datar Eka Putra, Jumat (29/4/2022) kemarin, usai prosesi cabut baiat 518 anggota NII di Gedung Nasional Maharajo Dirajo Batusangkar.

“Setelah ditelusuri, 91 orang warga kita yang belum mencabut baiat ini sebagian besar ada di perantauan, namun KTP-nya Tanah Datar,” ujar Eka.

Dikatakan Eka, seperti yang disampaikan Kepala Polisi Daerah Sumatra Barat Irjen Pol Teddy Minahasa, anggota NII yang belum cabut baiat diberi tenggat waktu sampai 20 Mei 2022 mendatang.

“Pemerintah daerah akan berkoordinasi dengan pihak kepolisian dan pihak terkait lainnya untuk membantu menelusuri mereka yang terdata anggota NII untuk segera kembali ke pangkuan NKRI,” jelasnya.

Sedangkan untuk Tanah Datar sendiri, kata dia, anggota NII tersebar di lima kecamatan dan beberapa nagari.

“Di Tanah Datar terdeteksi tersebar di Nagari Barulak, Tanjung Alam, Salimpaung, Tabek Patah, Sungai Patai, Simawang, dan Sungai Tarab,” terang Eka.

Ke depannya pemerintah daerah, tambah Eka, untuk membentengi masyarakat dari ideologi menyimpang seperti NII, bakal dilaksanakan sosialisasi bersama pihak terkait.

“Kita gandeng MUI, LKAAM, dan pihak lainnya agar masyarakat tidak mudah terpengaruh pemahaman radikal yang nyatanya tidak baik,” ujarnya.

Baca Juga: 2 Warga Padang yang Cabut Baiat Bakal Jadi Penceramah Sosialisasikan Bahaya NII

Terkait para anggota yang telah cabut baiat dan kembali ke NKRI, Eka meminta masyarakat menjaga keamanan dan jangan melakukan tindakan negatif terhadap mantan anggota NII, bahkan ia mengharapkan masyarakat mengajak dan melibatkan mereka dalam kegiatan sosial kemasyarakatan. [djp/fru]

Terpopuler

Add New Playlist