Kantung tersebut biasa dimiliki hewan marsupial dan kangguru. Menurut Roberts, hewan tersebut memiliki strategi kelahiran yang baik. Pasalnya, melahirkan saat usia si anak masih muda untuk mengurangi beban berat pada tulang panggul ketika melahirkan dan kemudian menyimpan anaknya di kantong.
Sementara untuk bagian kaki, Roberts terinspirasi dari burung unta. Ia beranggapan jika kaki burung unta lebih ideal ketimbang kaki manusia saat ini.
Hal itu karena kaki manusia memiliki banyak massa terdistribusi jauh dari pusat tubuh. Sedangkan bentuk kaki unta bisa membuat otot terkonsentrasi lebih dekat ke panggul.
Tak hanya membuat perubahan pada tubuh luar sana, Robert juga mengganti paru-paru replikanya seperti paru-paru burung. Pasalnya, paru-paru burung dapat mengolah oksigen lebih efisien.
Ia juga mengubah tulang-tulang belakang yang lebih pendek dan lebih stabil seperti simpanse. Kemudian membuat lebih banyak pembuluh darah yang menghubungkan arteri koroner.
Hal itu berfungsi agar kedua arteri bisa mengalirkan darah ke semua bagian jantung seperti halnya pada anjing dan babi guinea.
Baca juga: 25 Tahun Ahli Bedah Terkenal Ini Timbun 5.224 Bagian Tubuh Pasiennya
Model tiga dimensi Alice Roberts 2.0 juga pernah dipamerkan di Museum Sains di London, Inggris. Replika tubuh manusia yang sempurna itu dipajang dalam pameran bertajuk 'Who Am I?’ dari Juni hingga Desember 2018. [*/Prt]