Eka Putra Punya Akses Luas Tingkatkan Jumlah APBD Tanah Datar

Penulis: Redaksi

Berita Pilkada Tanah Datar terbaru dan berita Sumbar terbaru: Pasangan Eka Putra-Richi Aprian yang didukung koalisi Demokrat dan Gerindra berpeluang memenangkan Pilkada Tanah Datar 2020

Batusangkar, Padangkita.com – Pengamat Politik Universitas Andalas, Andri Rusta mengatakan pasangan Eka Putra-Richi Aprian yang didukung koalisi Demokrat dan Gerindra berpeluang memenangkan Pilkada Tanah Datar 2020.

Dengan latar belakang sebagai politisi dan pengusaha, keduanya dinilai bisa menjadi tumpuan untuk pembangunan berkelanjutan di Luhak Nan Tuo itu.

Andri menilai, Eka Putra yang merupakan Wakil Bendahara Umum DPP Demokrat tentunya memiliki kelebihan, salah satunya memiliki akses yang luas di pusat, baik di pemerintahan maupun di parlemen. Tanah Datar juga dinilai sangat membutuhkan orang seperti Eka dalam meningkatkan APBD-nya.

“Untuk Tanah Datar, butuh orang seperti itu untuk APBD nya. Kalau mengandalkan APBD yang sekarang tentu tidak cukup. Keduanya ini punya keuntungan untuk mencari dana atau investor di jakarta. Tanah Datar butuh orang untuk berinvestasi untuk meningkatkan APBD,” ungkap Andri, Rabu (9/9/2020).

Begitu juga dengan Richi Aprian Lanjut Andri. Latar belakang sebagai pengusaha tentu ia akan fokus pada ekonomi. Ia juga dinilai bisa memahami apa yang dibutuhkan Tanah Datar dalam meningkatkan perekonomian masyarakatnya.

Baca Juga: Mulyadi dan Indra Catri Kompak Antar Pasangan Eka Putra-Richi Aprian ke KPU Tanah Datar

“Kita tahu, ekonomi di Tanah Datar agak kurang, lapangan pekerjaan pun sulit,” ucap lulusan Magister dengan jurusan Politics and Political Science, Macquarie University itu.

Andri melanjutkan untuk meraih suara dominan, bagaimana Eka dan pasanganya mempertahankan basis tradisional mereka dan merebut basis suara dari calon lain.

“Maksudnya di sini, Eka mesti keluar dari Lintau yang solid. Pertarungannya disini bukan pertarungan elite, tapi pertarungan daerahnya. Karena tiap-tiap calon memiliki basis tradisional mereka masing masing.”

Andri melanjutkan, “Jika masyarakat Tanah Datar paham bahwa daerah mereka dalam tanda kutip APBD-nya cukup sedikit, mereka akan paham dan mencari pemimpin yang bisa mencari akses keluar, yang bisa menambah APBD dan mengumpulkan investor investor baru,” [agg/pkt]


Baca berita Tanah Datar terbaru dan berita Sumbar  terbaru hanya di Padangkita.com