Dicari Erniwati, Mantan PRT Asal Indonesia yang Pernah Bekerja di Taiwan

berita viral terbaru: pembantu di taiwan

Erniwati dan keluarga Liao

Berita viral terbaru: Pasangan asal Taiwan mencari mantan pembantu mereka yang berasal dari Indonesia untuk mengatakan ini.

Padangkita.com – Sepasang suami istri asal Taiwan berusaha mencari pembantu rumah tangga asal Indonesia bernama Ernawati, yang bekerja di rumah mereka belasan tahun yang lalu.

Hal itu dilakukan karena mereka ingin mengucapkan rasa terima kasih.

Dikutip dari Radio Taiwan International, pasangan Liao Chen-fu dan Huang Yu-wen, beserta anak laki-laki mereka, Liao Heng-deyang, begitu ingin bertemu dengan Ernawati, usai berpisah pada 2003, saat PRT ini habis kontrak.

Keinginan untuk mengucapkan rasa terima kasih merupakan alasan utama keluarga kecil ini ingin kembali bersua dengan Wati, sapaan akrab perempuan di rumah Chen-fu dan Yu-wen sejak 20 tahun lalu.

"Entah bagaimana saya harus mengungkapkannya, setiap kali mengungkit namanya saya pasti ingin menangis, karena saya sangat berterima kasih padanya," ujar Yu-wen.

"Wati datang ke rumah kami, di saat kami sangat membutuhkan seseorang," sambungnya.

Berdasarkan penuturan pasangan yang berprofesi sebagai dosen ini, mereka merekrut Wati sejak April 2000, saat Heng-deyang baru berumur satu tahun, sementara Yu-wen mengandung anak kedua.

"Sebenarnya Wati datang untuk merawat mertua saya yang sakit, namun tidak beberapa lama kemudian, mertua saya sehat kembali, sehingga kebanyakan dari waktu Wati adalah menemani anak-anak," kata Yu-Wen.

Setelah bekerja dan tinggal bersama keluarga ini selama lebih kurang tiga tahun, Wati akhirnya selesai kontrak dan pulang ke kampung halaman pada Februari 2003.

Belasan tahun tak bertatap muka, keluarga ini akhirnya memutuskan untuk mengikuti program "Mencari Bunda Kedua" untuk menemukan Wati.

Baca juga: Diceraikan Saat Dipenjara, Kini Reza Bukan Nikahi Pendeta

Keinginan ini berawal dari insiatif Heng-deyang yang belakangan mengikuti sebuah program kamp politik dengan konsentrasi memperjuangkan hak-hak pekerja migran.

Laki-laki yang kini menempuh pendidikan di National Taiwan University itu mengaku sengaja memilih topik pekerja migran lantaran teringat akan sosok Wati.

"Kebetulan saya menemukan toko buku “Brilliant Time”, ketika sesi berbagi pengalaman dari petugas toko buku tersebut, mengingatkan kembali memori saat saya masih kecil, kemudian saya beritahukan pada ayah dan ibu bahwa ada kesempatan untuk mencarinya,” ujar laki-laki berusia 21 tahun ini.

Mengetahui niatan sang anak, Yu-wen mengaku terenyuh. Hal itu juga yang memicu dosen jurusan keperawatan Central Taiwan University of Science dan Technology ini penasaran, "sangat ingin tahu keadaan Wati, apakah dia baik-baik saja."

Kendati berpisah pada 2003, keluarga ini sebenarnya sempat kembali menjalin komunikasi dengan Wati dua kali. Saat PRT ini sampai ke Indonesia dan saat ia kembali bekerja di Taiwan pada tujuh tahun lalu.

Tujuh tahun lalu, Wati mengaku telah memiliki suami dan dikaruniai seorang anak laki-laki, ia menyebut kembali ke Taiwan untuk bekerja sebagai perawat.

Mengetahui kabar ini, Yu-wen mengaku begitu senang. Ia lantas merencanakan pertemuan dengan Wati, Kendati demikian, mantan PRT-nya itu sempat menolak lantaran orang yang ia rawat tak dapat ditinggal.

"Kalau begitu biar saya yang ke tempat kamu dan meminta nomer teleponnya, tetapi selang tidak berapa lama saat saya meneleponnya, entah mengapa nomor HP Taiwan Wati tidak dapat dihubungi lagi," beber Yu-wen, menambahkan itu terakhir kali ia kontak dengan Wati.

Wati adalah bagian dari keluarga Liao. Kebersamaan tiga tahun membuat keluarga ini telah menganggap Wati merupakan bagian dari mereka. Banyak hal-hal berkesan yang begitu membekas di benak Yu-wen, suami, dan anak-anaknya.

Baca juga: Ini Kriteria Khusus Calon Suami Idaman Anya Geraldine

Salah satunya, bagaimana Wati yang saat itu masih berumur 18 tahun, harus "menambah" usianya menjadi 25 untuk bisa bekerja di Taiwan. Gadis ini kerap mengaku bertambah tinggi badannya.

"Terkadang saya juga bercurah hati padanya dan dia juga menceritakan keluarganya di Indonesia, saya merasa Wati bagaikan keluarga kami sendiri," katanya.

Kendati Wati tak jago memasak, aku Yu-wen, namun ia terampil dalam hal lain, salah satunya mereparasi. "Wati menambal lubang di pintu dapur dengan tali plastik merah. Ia benar-benar baik dalam menjalankan pekerjaanya."

Satu lagi hal yang paling diingat oleh keluarga ini adalah ketika saat itu Wati tanpa sengaja menjatuhkan panci yang berisi kuah. Usut punya usut, perempuan ini menderita balasi retina parah, yang kemudian langsung dibawa berobat ke dokter.

“Perasaan kasih lama-lama pasti akan timbul, setelah sekian lama bersama perasaan kasih pun muncul, saya ingat saat saya mengantarnya pulang, sebenarnya hati saya juga sangat sedih,”
kata Zhen-fu tentang kesannya terhadap Wati.

Hilang kontak selama hampir 10 tahun, semua anggota Liao mengaku sangat ingin berjumpa dengan perempuan yang kira-kira saat ini telah menginjak usia 38 tahun ini.

Tak jarang kedua anaknya bernostalgia mengunjungi tempat-tempat yang mereka datangi bersama Wati, atau makan roti kesukaannya.

Baca juga: Heboh Gundoruwo Teror Warga Cilacap

"Meskipun tidak tahu di mana sekarang kamu berada, tetapi kamu selalu menjadi bagian keluarga kami, semoga kamu dalam keadaan sehat dan aman sekarang dan untuk selamanya," kata Heng-deyang. [*/son]


Baca berita viral terbaru hanya di Padangkita.com.

Tag:

Baca Juga

Padang, Padangkita.com - Ketua Umum FORKI Sumbar, Andre Rosiade bersyukur atas raihan atlet karate Sumbar dalam PON XX di Papua tahun 2021.
Boyong 2 Perak di PON Papua, Rombongan Karateka Sumbar Dijamu Andre Rosiade
Berita Viral, Minta Uang Rp5.000 Untuk Beli Rokok Tak Dikasih, Cucu Ancam Bunuh Sang Nenek, Viral trending Terbaru Hari Ini
Minta Uang Rp5.000 Untuk Beli Rokok Tak Dikasih, Cucu Ancam Bunuh Sang Nenek
Berita Pariaman hari ini dan berita Sumbar hari ini: Kemungkinan besar setelah selesai proses BAP kasus akan dilimpahkan ke Polresta
Kesal Dibilang Numpang Hidup, Pria Beristri Bacok Ayah Kandungnya Sendiri
Berita viral terbaru dan berita trending terbaru: Kembar menikah dengan kembaran lainnya di Sumedang bikin wrganet heboh.
Unik, Sesama Kembar Menikah dengan Kembar Lainnya di Waktu Bersamaan, Sempat Takut Ketukar
Berita viral terbaru dan berita trending terbaru: Wanita menangis darah
Wanita di India Menangis Darah Saat Siklus Menstruasi karena Idap Kelainan Medis Langka
Berita viral terbaru dan berita trending terbaru: Seleksi masuk PTN
Ini Alasan Kemendikbud Ubah Pola Seleksi Masuk PTN Tahun 2024