BMKG Ungkap Gempa Pasbar M 6,1 Merupakan Satu dari Gempa Besar Sumatra Setelah 187 Tahun

Penulis: Isran Bastian

Padang, Padangkita.com – Gempa dahsyat berkekuatan 6,1 magnitudo (M) mengguncang wilayah Kabupaten Pasaman Barat pukul 08.39 WIB, hari ini Jumat (25/2/2022).

Kepala Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Dwikorita Karnawati mengungkapkan, gempa tersebut termasuk salah satu diantaranya 10  gempa besar yang mengguncang pulau Sumatra setelah 187 tahun terakhir.

“Daerah Sumbar ini telah mengalami sejarah gempa bumi yang cukup panjang, tanggal 26 Agustus 1835 terjadi gempa saat itu di Padang, dampak berupa kerusakan ringan dan retakan pada bangunan,” beber Dwikorita Karnawati saat jumpa pers secara daring yang disiarkan di kanal Youtube Info BMKG, Jumat sore.

Kemudian lanjut dia, pada 5 Juli tahun 1904 di gempa bumi terjadi di Pantai Siri Sori, Sumbar. Akibat gempa ini terjadi tsunami di Pantai Siri Sori. Lalu 28 Juni 1926 gempa terjadi di Padang Panjang, yang mengakibatkan lebih 354 orang meninggal dunia, gempa ini juga menimbulkan bencana di sekitar Danau Singkarak, Kabupaten Solok, Bukittinggi, Danau Maninjau, Padangpanjang dan Sawah Lunto dan Alahan Panjang.

Selanjutnya 4 pada Februari 1971 di Sumatera Utara (Sumut) terjadi gempa M 6,3 yang mengakibatkan bangunan rusak di Kabupaten Pasaman dan tahun 1977 tanggal 8 Maret terjadi gempa di Pasaman, dampaknya 737 rumah rusak di Sunurat.

Lalu tahun 1995 tanggal 7 Oktober terjadi gempa M 7 yang mengakibatkan 84 orang tewas, 558 luka berat 1.310 luka ringan, 7.137 rumah, irigasi, transportasi, pasar dan pertokoan rusak berat.

Pada tahun 2004, 16 Februari gempa juga terjadi di Kabupaten Tanah Datar dengan kekuatan M 5,6. Gempa ke 8 terjadi tanggal 22 Februari 2004 di Kabupaten Pesisir Selatan M 6, mengakibatkan korban meninggal dunia dan luka-luka.

Lalu yang terakhir, sebelum gempa hari ini, gempa juga terjadi tanggal 30 September 2009, lokasi gempa dekat Padang Pariaman M 7,6. Gempa ini mengakibatkan banyak korban jiwa dan ribuan bangunan rusak parah.

Baca Juga : BMKG : Gempa Pasaman Barat Dipicu Sesar Besar Aktif Sumatera 

“Jadi gempa yang hari ini adalah gempa setelah 9 kali gempa yang terjadi setelah tahun 1835,” tutup Dwikorita Karnawati. [isr]

Terpopuler

Add New Playlist