Bertemu Perantau di Pekanbaru, Bupati Eka Putra Curhat Soal Defisit APBD, Pembangunan hingga Bencana

Penulis: Agg

Batusangkar, Padangkita.com – Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Kabupaten Tanah Datar mengalami defisit lebih dari Rp100 miliar. Meski begitu, Bupati dan Wakil Bupati tetap bertekad akan melanjutkan pembangunan dan menjalankan program yang telah dirintis dan direncanakan sebelumnya.

“Saat ini, kondisi APBD Tanah Datar defisit lebih dari Rp100 miliar. Namun dengan semangat pengabdian, kami bersama Wakil Bupati Richi Aprian bertekad akan melanjutkan pembangunan yang telah dirintis bupati terdahulu,” ujar Bupati Eka Putra saat silaturahmi bersama Ikatan Keluarga Lintau Buo (IKLB) IX Koto Kota Pekanbaru, Senin (5/4/2021) malam, di aula Dinas PUPR Provinsi Riau.

Di antara pembangunan yang akan dilanjutkan, sebut Eka Putra, adalah pembangunan jalan Puncak Pato yang dianggarkan Rp3 miliar, dan direncanakan tahun ini selesai.

“Jalan tembus Tanjuang Barulak-Tepi Selo tahun ini juga diharapkan selesai dengan anggaran Rp9 miliar, begitu juga jalan Koto Nyiur-Pamusihan Rp2,5 miliar juga diharapkan selesai tahun ini,” terang Eka.

Baru-baru ini, kata Eka Putra, telah dimulai pembangunan Instalasi Air Bersih di Nagari Tepi Selo-Lubuak Jantan dengan anggaran Rp18 miliar, dan telah dilakukan peletakan batu pertama pekan lalu.

Pada kesempatan tersebut, Eka Putra juga melaporkan dampak bencana hujan dan angin kencang yang melanda Tanah Datar. Sekitar 330 bangunan serta rumah roboh akibat bencana tersebut.

Silaturahmi menyambut bulan suci Ramadan itu dilaksanakan dengan protokol kesehatan dan diisi dengan tausiah agama.

Eka Putra mengaku terharu dan bahagia serta bersyukur dapat berjumpa dengan perantau Lintau Buo IX Koto Kota Pekanbaru.

“Alhamdulillah dapat berjumpa dengan dunsanak di rantau dan terima kasih atas dukungan perantau yang telah turut berpartisipasi menyukseskan pilkada serentak, semoga dengan kebersamaan kita bisa membangun Tanah Datar lebih baik lagi ke depan,” ucap Eka Putra.

Pada kesempatan itu, Eka Putra didampingi Ketua TP PKK Lise Eka Putra, Asisten II Sedakab Tanah Datar Edi Susanto, Kadis PMDPPKB Nofenril dan beberapa pejabat lainnya.

Ketua IKLB IX Koto Kota Pekanbaru, berharap Eka Putra dan Wabup dapat melanjutkan program pembangunan yang telah dicetuskan Bupati terdahulu. Seperti perbaikan pembangunan jalan Pato dan upaya peningkatan kesejahteraan masyarakat serta kelanjutan program tahfiz di Tanah Datar.

“Kami atas nama warga perantau di Kota Pekanbaru berharap kepada Bupati Eka Putra apa yang telah dibuat Almarhum Irdinansyah Tarmizi agar dapat dilanjutkan, dan pembangunan jalan di Pato dapat juga dijadikan prioritas,” ujar Anggota DPRD Provinsi Riau tersebut.

Parisman juga berharap daerah Lintau dapat dijadikan daerah kunjungan wisata seperti Puncak Pato dan juga dapat dibangun penginapan seperti wisma ataupun hotel bagi wisatawan yang berkunjung.

Tokoh masyarakat Lintau lainnya, Syafrinaldi yang juga Rektor Universitas Islam Riau (UIR) turut ungkapkan rasa syukur dan menyampaikan ucapan terima kasih, karena di awal jabatan Eka Putra selaku Bupati Tanah Datar sudah langsung bersilaturrahmi dengan mengunjungi perantau di Kota Pekanbaru.

Baca Juga: Sudah 4 Bulan Semua Wali Nagari dan Staf di Tanah Datar Tidak Terima Gaji, Pelayanan Terganggu

Ketua Harian Ikatan IKLB IX Koto, Kota Pekanbaru Amirul Anwar menyebut saat ini perantau yang berasal dari Lintau IX Koto hampir 10 ribu orang. [pkt]


Baca berita Tanah Datar hari ini dan berita Sumbar hari ini hanya di Padangkita.com.

Terpopuler

Add New Playlist