Bawang Merah Sungai Jambu dari Tanah Datar Disiapkan Jadi Varietas Unggul Nasional

Penulis: Agg

Berita Tanah Datar terbaru dan berita Sumbar terbaru: Produksi bawang merah di Tanah Datar masih belum mampu mencukupi kebutuhan masyarakat

Batusangkar, Padangkita.com – Produksi bawang merah di Tanah Datar masih belum mampu mencukupi kebutuhan masyarakat yang terus meningkat. Kondisi ini memotivasi Dinas Pertanian setempat menguji varietas baru agar bisa peningkatan hasil produksi bawang merah. Salah satu varietas yang diuji adalah bawang merah Sungai Jambu.

Tim teknis Dinas Pertanian bersama tim dari Balai Pengawasan dan Sertifikasi Benih (BPSB) Sumbar dan tim Balai Pengkajian Teknologi Pertanian (BPTP) Wilayah Sumbar melakukan uji adaptasi bawang merah unggul lokal Sungai Jambu tersebut pada Selasa (15/9/2020).

Baca Juga

Kabid Hortikultura Dinas Pertanian Tanah Datar Sri Mulyani mengatakan, uji adaptasi menjadi salah satu tahapan untuk memperoleh sertifikasi agar bisa dilepas menjadi varietas unggul nasional dan bisa dimanfaatkan para petani bawang merah dengan uji banding varietas lain yang telah dulu dilepas, seperti Bima Brebes Jawa Tengah, Maja Cipanas Jawa Barat dan SS Sakato dari Solok Sumbar.

“Sengaja kita memilih bawang merah unggul lokal Sungai Jambu, karena bawang ini mempunyai keunggulan daun lebat, umbinya banyak, besar dan timbul di permukaan tanah, isinya merah dan masa tanam lebih singkat dari varietas lain. Sehingga sampai pengamatan kedua ini, bawang merah unggul lokal Sungai Jambu ini cukup menjanjikan sehingga akan dikembangkan nantinya, ini akan ditentukan dari hasil panen pada Oktober 2020,” ungkap Sri, Kamis (17/9/2020).

Uji adaptasi ini, tambah Sri, dilaksanakan di dua lokasi dengan ketinggian yang berbeda, sehingga diharapkan nantinya bisa melahirkan rekomendasi varietas untuk dikembangkan sesuai dengan kondisi wilayah Tanah Datar.

Baca Juga: Semua ASN di Tanah Datar Dilarang Dinas ke Luar Provinsi Sumbar

“Sengaja kita uji adaptasi dengan ketinggian berbeda, yakni di Sungai Jambu ketinggian 800 mdpl (meter di atas permukaan laut) kategori sedang, dan di Nagari Padang Laweh Malalo Batipuh Selatan ketinggian 400 mdpl kategori rendah, sehingga diharapkan uji ini menghasilkan rekomendasi keduanya dan varietas ini bisa dilepas dan digunakan masyarakat petani di mana saja,” tukasnya.

Sementara itu Syofri Naldi NP, Kasi Penilaian Varitas UPTD BPSB Sumbar saat meninjau lokasi mengatakan, dari hasil pengamatan sementara, bawang merah unggul lokal Sungai Jambu menunjukkan hasil yang cukup baik.

“Dalam pengamatan tim memperbandingkan dengan varietas lain yang telah dulu dilepas, bawang merah Sungai Jambu menghasilkan umbi lebih banyak yang muncul ke permukaan tanah dan tidak berbunga. Tidak berbunga inilah yang membedakan dengan varietas lain dan tentu juga diharapkan nantinya hasil panen juga bagus dan lebih baik, sehingga setidaknya tahun depan varietas ini bisa juga dilepas dan menjadi varietas nasional,” ujarnya.

Di kesempatan itu, Asisten Ekobang Edi Susanto didampingi Kabag Humas dan Protokol Yusrizal dan Kabag Perekonomian Masni Yuletri yang bertugas sebagai tim monitoring kegiatan 2020 dan tim pengendali inflasi daerah mengharapkan uji adaptasi terhadap bawang merah unggul lokal Sungai Jambu memberikan hasil yang baik.

“Saat ini hasil pertanian bawang di Kecamatan X Koto dengan menggunakan varietas SS Sakato baru mampu menghasilkan 8 ton bawang kering per hektare, sementara itu bawang merah lokal unggul Sungai Jambu ini diperkirakan bisa mencapai 15 ton bawang kering per hektare,” ujar Edi.

Dari hasil itu, sebut Edi Susanto, nantinya varietas bawang merah Sungai Jambu ditetapkan menjadi varietas nasional, diimbau masyarakat petani untuk memanfaatkan varietas asli Tanah Datar ini.

“Selepas panen, akan diketahui hasil dari uji adaptasi dan sekira memang lebih baik, akan diajukan ke pemerintah pusat untuk menjadi varietas baru bawang merah yang menjadi unggulan dan kebanggaan bersama, sehingga tentu juga akan kita budidayakan di Tanah Datar,” tukas Edi Susanto.


Baca berita Tanah Datar terbaru dan berita Sumbar  terbaru hanya di Padangkita.com

Terpopuler