Adi Si Abang Jago yang Tak Pernah Menang Challenge tapi Tetap Bertahan di Top 7 MasterChef Indonesia

Penulis: Redaksi

Padang, Padangkita.com – MasterChef Indonesia season 8, kini menyisakan tujuh peserta. Oleh sebab itu, kompetisi memasak tersebut pun makin ketat.

Suhaidi Jamaan alias Adi, 41 tahun, petani asal Tanah Datar, Sumatra Barat (Sumbar), sejauh ini bisa bertahan. Ia kini bersaing dengan enam peserta tangguh lainnya.

Enam peserta tersebut adalah Bryan C. Ferrysienanda alias Bryan, 24 tahun asal Jakarta, Jenny He alias Jenny, 27 tahun asal Bandung, dan Jesselyn Lauwreen alias Jesselyn, 21 tahun asal Medan.

Baca juga: Kisah Suhaidi Jamaan, dari Malaysia Pulang Kampung Jadi Petani Cabai dan Kini di MasterChef Indonesia

Kemudian, Nadya Puteri alias Nadya, 25 tahun asal Jakarta, Olivia Tommy Putri alias Olivia, 24 tahun asal Surabaya dan Wynne Tan alias Wynne, 24 tahun asal Palembang.

Perjalanan Pak Cik Adi—demikian dia dipanggil di kampungnya, Pariangan, Tanah Datar, sempat mencuri perhatian saat audisi. Meskipun gulai itik atau bebeknya masih menuai kritik, tapi hal itu sudah cukup membuatnya lolos.

Karakternya yang polos dan gaya bicaranya yang unik, memberi warna tersendiri dalam kompetisi MasterChef Indonesia. Ia sering membuat kesal para juri yang terdiri dari Chef Juna, Chef Renatta dan Chef Arnold.

Chef Renatta yang berdarah Minang, sempat disebut Adi sebagai kemenakannya. Ia juga pernah “meremehkan” waktu yang dinilainya terlalu panjang untuk sebuah tantangan memasak bubur. Sehingga muncullah istilah “too long”.

Akibatnya, banyak tantangan atau challenge yang biasanya diberi waktu 60 menit, dipangkas juri menjadi 45 menit. Dalam hal ini, Adi pun membuat kesal kontestan yang lain.

Namun demikian, ia justru mendapat tempat di hati para penonton dan warganet yang mengikuti MasterChef Indonesia. Adi pun mendapat banyak “gelar” dari penggemarnya. Mulai dari “Lord Adi”, “Abang Jago”, ”Paduka” “Yang Dipertuan Agung” dan banyak lagi. Tentu saja “gelar” ini hanya buat seru-seruan dalam kompetisi.

Pada babak top 7 atau 7 besar, Adi disorot juri, karena belum pernah menang sekalipun dalam challenge atau tantangan MasterChef. Adi, kini menjadi satu-satunya peserta top 7 yang belum merasakan menang tantangan.

Apa tanggapan Adi? “Tidak pernah menang, bukan berarti saya tidak hebat. Masuk pressure test bukan berarti saya lemah. Yang penting maju terus,” ujarnya penuh semangat.

Baca juga: Kembali Gagal Jadi Pemenang Tantangan MasterChef, Adi Tetap Lolos ke Babak Berikutnya

Kini, Adi tinggal membuktikan kemampuan dirinya. Masyarakat Sumbar, terutama Tanah Datar selalu mendukung dia. Termasuk tentunya penggemar Adi di dunia maya yang tak terbatas wilayah. Semangat Abang Jago! (*/pkt)

Terpopuler