Berita viral terbaru: Korea Utara merupakan salah satu negara yang mewajibkan rakyatnya wajib militer. Menariknya, bagi wanita sistemnya lebih selektif dan sangat mengejutkan dibanding pria.
Padangkita.com - Negara Korea Utara yang dipimpin oleh Kim Jong-un tak henti-hentinya menjadi sorotan. Selain karena pemimpinnya yang terkenal diktator, militer yang ada di sana juga kerap diperbincangkan.
Di Negara tertutup itu, diterapkan wajib militer bagi penduduk prianya yang berusia sekitar 17 tahun.
Meski begitu, ada sebagian yang bisa terbebas dari kewajiban tersebut, terutama bagi mereka yang punya orang tua di kalangan elit politik.
Selain itu, kasta terendah dari hierarki Korea juga dikecualikan untuk ikut wajib militer.
Menariknya lagi, bagi wanita ternyata juga dikenakan yang namanya wajib militer dengan sistem yang sangat berbeda dengan pria.
Prosesnya sedikit lebih selektif dan bisa sangat mengejutkan. Bahkan para wanita itu ditempatkan secara eksklusif dengan wanita lain.
Baca juga: Istri Kepergok Selingkuh, Suami di Kediri Ini Pasrah Serahkan Istri ke Selingkuhnya
Mereka tidur di ranjang susun dengan hanya sebuah lemari untuk menampung barang-barang mereka. Lemari mereka, bagaimana pun, juga berisi foto-foto kecil dari para pemimpin Korea Utara.
Hal ini diungkapkan langsung oleh Lee So-yeon, seorang pembelot Korea Utara yang tugasnya untuk menyusup ke selatan.
Ia memiliki foto-foto mantan Presiden Kim Il-Sung yang telah meninggal dan Pemimpin terhormat Kim Jong-Il yang saat itu masih hidup.
Lee menceritakan kalau pasukan akan mendapat mangkuk nasi dengan potongan jagung. Untuk acara khusus, mereka akan mendapat potongan daging dan permen kecil.
Pasukan seperti Lee biasanya akan menyelinap ke kebun apel untuk mencurinya.
Berkebalikan dari hal itu, kehidupan di antara pasukan adalah kehidupan yang membanggakan. Pemimpin pendiri Korea Utara, Kim Il-Sung, telah menciptakan Regu Kesenangan perempuan, kippumjo.
Tugas utama kippumjo adalah untuk tampil di depan Pemimpin, Pemimpinan Partai Buruh Korea, dan bahkan kadang-kadang tamu terhormat negara itu.











