Berita viral terbaru: Sebanyak 60 mayat ditemukan ditumpuk satu sama lain di dalam sebuah truk yang diduga korban Covid-19. Mayat-mayat tersebut mengeluarkan bau menyengat yang membuat perut mual.
Padangkita.com - Virus corona yang mewabah di Amerika Serikat menjadi kasus tertinggi dunia.
Hal itu lantas membuat banyak jiwa yang mati akibat Covid-19 ini dari hari ke hari.
Kasus kematian yang melonjak tajam itu membuat banyaknya mayat pasien Covid-19 yang tak terurus bahkan tidak diperlakukan dengan layak.
Seperti misalnya dengan yang terjadi di luar rumah duka Brooklyn beberapa waktu lalu.
Polisi mendapat laporan dari sejumlah warga New York City yang mencium bau busuk dari truk-truk yang terparkir di luar rumah duka tersebut.
Saat polisi datang, mereka menemukan sekitar 40 sampai 60 jenazah yang ditumpuk di dalam truk box U-Haul di luar Andrew Cleckley Funeral Services di Flatlands atau di lantai bangunan.
Mayat-mayat tersebut ditumpuk satu sama lain di dalam truk tanpa pendingin dan diduga sebagai mayat pasien Covid-19.
Baca juga: Pria Ini Siang Praktik Dokter, Malam Jadi Pencopet
Tak hanya soal penemuan mayat, warga juga dibuat geger oleh bau mengerikan yang membuat mual akibat adanya cairan yang bocor dari dalam kantong jenazah tersebut.
Atas penemuan ini, detektif NYPD bergabung dengan beberapa agen kota lainnya menutup sejumlah ruas jalan di dekat truk-truk tersebut.
Mereka lalu mencoba menghubungi pihak terkait agar puluhan mayat tersebut segera dimakamkan.
John DiPietro, seorang warga, mengatakan kalau ia telah mengamati bahwa mayat-mayat tersebut sudah disimpan di dalam truk setidaknya selama beberapa minggu.
Ia pun sangat yakin bahwa mayat-mayat tersebut merupakan pasien virus corona yang telah menyebar di kota New York dalam kurun waktu satu bulan lamanya.











