Zona Merah Naik Jadi 70 Daerah, 45 Diantaranya Penyelenggara Pilkada Serentak 2020

Penulis: Mentari Tryana

Jakarta, Padangkita.com – Peta zonasi risiko virus Corona atau Covid-19 di Indonesia mengalami perubahan. Satuan Tugas Penanganan Covid-19 mengumumkan terjadi lonjakan pada zona merah dan zona oranye berdasarkan data tim pakar per Minggu (6/9/2020).

Juru Bicara Satuan Tugas Penanganan Covid-19 Wiku Adisasmito mengatakan ada lima kabupaten/kota yang meningkat dari zona oranye ke zona merah. Hal tersebut berarti zona merah Covid-19 berjumlah 70 kabupaten/kota.

“Ini tidak terlalu menggembirakan karena ada perubahan dari 65 menjadi 70 jadi ada 5 kabupaten kota yang yang berpindah risiko menjadi resiko tinggi,” kata Wiku melalui kanal YouTube Sekretariat Presiden, Kamis (10/9/2020).

“Jadi selama 3 minggu terjadi peningkatan jumlah kasus dan daerah peningkatan risiko kasus yang lebih tinggi, ini perlu jadi perhatian kita semua agar kondisi ini bisa diperbaiki,” tambahnya.

Wiku menjelaskan, dari total 70 zona merah tersebut terdapat 45 kabupaten/kota yang menjadi peserta Pilkada Serentak 2020, baik pemilihan bupati dan wali kota maupun pemilihan gubernur.

Ia meminta seluruh peserta pilkada menghindari kegiatan yang melibatkan kerumunan massa termasuk saat berkampanye, agar warga terhindar dari penularan Covid-19.

Wiku juga mengingatkan, Komisi Pemilihan Umum (KPU) dan Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) memiliki payung hukum untuk memberi sanksi sesuai ketentuan yang berlaku kepada peserta yang melanggar protokol kesehatan.

Baca juga: 3.861 Orang Lagi Dinyatakan Positif Covif-19 Hari Ini

“Kami harap para calon kepala daerah agar benar-benar menjaga pelaksanaan Pilkada tetap mematuhi protokol kesehatan demi mencegah Covid-19 dan menghindari terbentuknya klaster pilkada,” kata Wiku.

Selanjutnya wilayah di Zona Oranye, kata Wiku, bertambah menjadi 267 kabupaten/kota dari sebelumnya 230 kabupaten/kota.

Kemudian, zona kuning atau risiko rendah justru mengalami penurunan dari 151 kabupaten/kota menjadi 114.

Zona hijau pun turut menurun, daerah yang tidak ada kasus baru turun dari 42 kabupaten/kota menjadi 38 kabupaten/kota dan daerah yang tidak terdampak turun dari 26 kabupaten/kota menjadi 25.

Berikut daftar 70 kabupaten/kota zona merah virus corona, 6 September 2020:

Sumatera Utara
Deli Serdang
Kota Sibolga
Mandailing Natal
Kota Gunungsitoli
Kota Binjai
Kota Medan

Sumatera Selatan
Lahat
Muara Enim
Kota Lubuklinggau

Sumatera Barat
Kota Padang
Kota Padang Panjang
Agam
Kota Bukittinggi

Sulawesi Utara
Kota Manado

Sulawesi Selatan
Kota Makassar

Riau
Kota Pekanbaru
Pelalawan
Kota Dumai
Siak
Kampar
Kuantan Singingi

Papua Barat
Teluk Bintuni

Maluku
Kota Ambon

Kepulauan Riau
Kota Batam
Kota Tanjungpinang

Kalimantan Timur
Kutai Kartanegara
Mahakam Ulu
Kota Bintang
Kota Samarinda
Kota Balikpapan

Kalimantan Tengah
Barito Utara
Barito Timur
Barito Selatan
Kota Palangkaraya

Kalimantan Selatan
Tanah Laut
Hulu Sungai Tengah
Balangan
Kotabaru
Barito Kuala
Hulu Sungai Utara

Jawa Timur
Banyuwangi
Pasuruan
Kota Malang
Probolinggo
Kota Pasuruan
Sidoarjo

Jawa Tengah
Kota Semarang
Pati

Jawa Barat
Bekasi
Kota Depok
Kota Bekasi

DKI Jakarta
Jakarta Pusat
Jakarta Barat
Jakarta Timur
Jakarta Utara

Banten
Kota Tangerang
Kota Tangerang Selatan
Tangerang

Bali
Badung
Gianyar
Bangli
Kota Denpasar
Jembrana
Karangasem
Buleleng
Tabanan

Aceh
Aceh Jaya
Kota Banda Aceh
Aceh Barat
Aceh Besar. [*/try]


Baca berita terbaru hanya di Padangkita.com