Unand Kembali Kolaborasi dengan XL Axiata, Persiapkan Calon Wisudawan Masuki Dunia Kerja 

Unand Kembali Kolaborasi dengan XL Axiata, Persiapkan Calon Wisudawan Masuki Dunia Kerja 

XLFL Program Facilitator, Hana Evanglia saat memberikan pemaparan kepada calon wisudawan Unand. [Foto : Dok XL Axiata]

Padang, Padangkita.com - Universitas Andalas (Unand) kembali berkolaborasi dengan PT XL Axiata Tbk untuk memberi 'bekal' pada calon wisudawan dalam menghadapi dunia kerja pada Rabu (11/1/2023).

Melalui program XL Axiata Future Leaders (XLFL), sebanyak 1.200 wisudawan menerima materi berbagai pengetahuan dan kecakapan yang bisa mereka terapkan setelah lulus kuliah dan mulai masuk dunia kerja.

Wakil Rektor I Universitas Andalas Prof. Masyurdin mengungkapkan melalui pembekalan ini dapat membersamai para lulusan, bagaimana cara atau kiat untuk berkompetisi dan menghadapi dunia kerja.

‘’Saat ini transkrip dan IPK bukan lagi menjadi tolak ukur tetapi kemampuan kompetisi, soft skill, dan attitude harus di miliki oleh setiap mahasiswa,” ungkapnya dilansir Kamis (12/1/2023).

Sementara itu Kasubdit Pengembangan Kreavitas Kemahasiswaan Unand, Meifal Rusli mengungkapkan bahwa kegiatan ini merupakan suatu hal yang tidak didapatkan di kelas.

"Kita mewajibkan kepada seluruh calon wisudawan, karena Unand sadar bahwa kegiatan ini tidak didapatkan di kelas, padahal ini adalah hal yang sangat penting bagi mahasiswa, terutama yang akan menghadapi dunia kerja.” terangnya.

Sementara itu, Group Head XL Axiata West Region, Desy Sari Dewi menjelaskan program XLFL memiliki banyak materi edukasi yang sangat dibutuhkan oleh mahasiswa agar mereka bisa beradaptasi dengan kondisi masyarakat era digital.

"Melalui acara workshop ini, kami mengajarkan kecakapan-kecakapan yang paling relevan yang bisa langsung diterapkan oleh para calon wisudawan yang sebagian besar akan masuk dunia kerja, atau yang memilih jalur pengabdian kepada masyarakat.” terangnya.

Desy menambahkan, materi pembekalan yang tersebut antara lain mengenai entrepreneur mindset, seperti menggunakan SMART thinking tools dalam mempersiapkan rencana masa depan.

"Materi yang disampaikan dalam pembekalan ini lebih banyak bersifat praktis dan bisa langsung diterapkan oleh para mahasiswa setelah mereka lulus dari bangku kuliah. Materi-materi yang disampaikan dalam pembekalan tersebut juga telah berhasil diterapkan oleh ribuan mahasiswa di berbagai universitas di Indonesia." sambungnya.

Pembekalan ini berlangsung selama dua sesi, sesi pertama diikuti oleh fakultas Hukum, Ilmu Budaya, Ilmu Sosial dan Ilmu Politik, Kedokteran, Kesehatan Masyarakat, Matematika & Ilmu Pengetahuan Alam, Peternakan, Teknologi Informasi, Teknologi Pertanian

Baca JugaPersiapan Hadapi Dunia Kerja, XL Axiata Beri Pembekalan Kepada 1200 Wisudawan Unand 

Sementara itu untuk sesi kedua di ikuti oleh fakultas Ekonomi dan Bisnis, Farmasi, Kedokteran Gigi, Keperawatan, Pertanian, Teknik dan Sekolah Pascasarjana. [*/hdp]

 

*) BACA informasi pilihan lainnya dari Padangkita di Google News

Baca Juga

Tangis Haru di Kampung Talang, Fadly Amran Serahkan Kunci Hunian Baru untuk Korban Banjir Bandang
Tangis Haru di Kampung Talang, Fadly Amran Serahkan Kunci Hunian Baru untuk Korban Banjir Bandang
Kolaborasi Lintas Negara, Mahasiswa Doktoral Unand Latih Nakes Timor Leste Perangi Malnutrisi
Kolaborasi Lintas Negara, Mahasiswa Doktoral Unand Latih Nakes Timor Leste Perangi Malnutrisi
Menyorot Banjir Bandang 2025, Kerusakan Hulu dan Perilaku Manusia Jadi Biang Keladi
Menyorot Banjir Bandang 2025, Kerusakan Hulu dan Perilaku Manusia Jadi Biang Keladi
Lantik Direktur Baru, Rektor UNAND Tekankan 'Sense of Crisis' Menuju World Class University
Lantik Direktur Baru, Rektor UNAND Tekankan 'Sense of Crisis' Menuju World Class University
Panggilan Kemanusiaan Kampus Hijau, UNAND Terjunkan 400 Mahasiswa Verifikasi 20 Ribu Rumah Rusak
Panggilan Kemanusiaan Kampus Hijau, UNAND Terjunkan 400 Mahasiswa Verifikasi 20 Ribu Rumah Rusak
400 Mahasiswa KKN Unand Ditugaskan untuk Verifikasi Rumah Terdampak Bencana di Sumbar
400 Mahasiswa KKN Unand Ditugaskan untuk Verifikasi Rumah Terdampak Bencana di Sumbar