Tak Terima Ditegur, Pedagang di Pasar Serikat C Batusangkar Maki dan Barkata Kasar ke Petugas

Penulis: Agg
|
Editor: Zulfikar

Batusangkar, Padangkita.com – Tak terima ditegur, dua orang pedagang di Pasar Serikat C Batusangkar memaki dan berkata kasar ke petugas UPT Pasar Dinas Koperindag Tanah Datar, Senin (21/6/2021).

Awalnya, para petugas mendatangi Pasar Serikat C untuk memberikan surat teguran terhadap para pedagang yang ngeyel dan melanggar aturan.

Saat kejadian, petugas UPT Pasar mendatangi pedagang yang sebelumnya telah dilarang berjualan di kawasan tepi jalan depan Pasar Bertingkat, untuk diperingati. Namun, sambutan pedagang itu justru dengan mengeluarkan kata-kata kotor sembari memaki-maki petugas.

Kepala UPT Pasar Batusangkar, Syafril Cap mengatakan, secara aturan, para pedagang dilarang berjualan di sekitaran Jalan Soekarno Hatta atau tepat di depan Pasar Bertingkat mulai pagi hingga sore.

“Di jalan Soekarno Hatta ini pedagang baru diperbolehkan berdagang pada pukul 15.00 WIB, namun ada yang berjualan pagi hari, bahkan ada yang menempatkan mobilnya di sana selama 24 jam” ujarnya.

Awalnya, kata Syafril, para pedagang itu sudah diberikan surat peringatan secara baik-baik dan meminta agar pedagang berjualan sesuai aturan yang berlaku.

“Sudah berulang kali dijelaskan, jangan berjualan pagi hingga sore di lokasi itu. Namun, juga sudah dijelaskan kalau tidak boleh meninggalkan barang dagangan di lokasi berjualan. Tapi, hal ini selalu dilanggar,” jelas Syafril.

Jika terus membandel, tegas Sayfaril, maka mereka (pedagang) akan ditertibkan setelah diberikan teguran.

“Kita sudah berkoordinasi dengan pihak terkait. Yang jelas, kita lakukan sesuai aturan yang ada. Masih ada kemungkinan juga para pedagang itu diperbolehkan lagi berjualan di sana,” paparnya.

Terkait adanya pedagang yang memaki dan berkata kasar ke petugas, Syafril sangat menyayangkan hal itu.

Baca juga: Sejumlah Lapak Pedagang di Pasar Batusangkar Ditertibkan, Jika Membandel Lagi Dagangan Disita

“Padahal kami hanya memberikan penjelasan, bahwa belum dibolehkan berjualan pagi hari, namun kami di maki-maki, kami tidak merasa dihargai sebagai petugas,” katanya. [zfk]

Terpopuler

Add New Playlist