Suami Istri Gendong Anak Curi Handphone di Restoran di Marapalam Padang Terekam CCTV

Berita Padang terbaru dan berita Sumbar terbaru: Aksi pencurian handphone terekam kamera pengintai atau CCTV di sebuah restoran di Jalan Sutomo, Kelurahan Kubu Marapalam, Kota Padang

Aksi pencurian handphone terekam kamera pengintai atau CCTV di sebuah restoran di Jalan Sutomo, Kelurahan Kubu Marapalam, Kota Padang. [Foto: Ist]

Berita Padang terbaru dan berita Sumbar terbaru: Aksi pencurian handphone terekam kamera pengintai atau CCTV di sebuah restoran di Jalan Sutomo, Kelurahan Kubu Marapalam, Kota Padang

Padang, Padangkita.com - Aksi pencurian handphone terekam kamera pengintai atau CCTV di sebuah restoran di Jalan Sutomo, Kelurahan Kubu Marapalam, Kota Padang, Senin dini hari (18/1/2021) sekitar pukul 02.45 WIB.

Dalam rekaman CCTV itu, aksi pencurian tersebut dilakukan oleh seorang pria bersama seorang perempuan yang menggendong anak kecil.

Handphone yang merupakan milik dari pemilik restoran tersebut diambil oleh pelaku pria. Dia mengambilnya saat korban sedang membuat teh tarik pesanan pelaku.

"Saya duga mereka ini suami istri. Anak yang dibawanya itu anak mereka," kata Muhamadan, korban pencurian.

Muhamadan mengungkapkan, ihwal pencurian ini saat ia bersama dengan rekannya tengah membersihkan restoran lantaran hendak tutup. Saat itu datang pelaku menggunakan mobil warna silver.

Pelaku, kata dia, datang untuk memesan makanan. Namun, karena semua makanan habis, pelaku hanya memesan minuman  teh tarik.

"Sebelum dia beraksi, dia (pelaku pria) juga minta pergi ke toilet, saya tunjukkan dan saya kembali membuatkan pesanan mereka," kata Muhamadan.

Muhamadan melanjutkan, aksi pencurian tersebut terjadi setelah pelaku pria keluar dari toilet. Pelaku berdiri tepat di sebelahnya dan juga di sebelah handphone yang terletak di atas meja.

Setelah pelaku berhasil menggasak handphone tersebut, ia bersama istrinya dengan tergesa-gesa langsung meninggalkannya. Bahkan, teh tarik yang ia pesan pun tak diambil.

"Istrinya ini mau bayar, dia bayar dengan uang Rp50.000. Tapi enggak jadi, dia sama suaminya langsung masuk mobil dan tancap gas," ucapnya.

Muhamadan menambahkan, ia bersama rekannya tidak merasa curiga sama sekali saat kedatangan pelaku. Ia baru menyadari kejanggalan saat pelaku meninggalkannya dengan tergesa-gesa.

"Saya bilang sama teman saya. Kurang ajar mereka, setelah pesan, pesanan tidak diambil. Saya curiga ada yang hilang di dalam, ternyata handphone saya yang hilang di luar," tambah dia.

Baca juga: Kurir 46 Kilogram Sabu-sabu yang Ditangkap di Padang Menerima Perintah dari Bandar di Medan dan Pekanbaru

Aksi pencurian oleh sepasang suami-istri istri itu juga diperkuat dengan rekaman CCTV yang terpasang di salah satu sudut ruangan. [pkt]


Baca berita Padang terbaru dan berita Sumbar terbaru hanya di Padangkita.com.

Baca Juga

Pesantren Ramadan di Padang Diluncurkan, Diikuti 87.304 Pelajar di 1.800 Masjid - Musala
Pesantren Ramadan di Padang Diluncurkan, Diikuti 87.304 Pelajar di 1.800 Masjid - Musala
Terdata 670 TPS Liar di Padang, Hendri Septa sebut Kota Darurat Sampah
Terdata 670 TPS Liar di Padang, Hendri Septa sebut Kota Darurat Sampah
Polresta Padang Musnahkan Lebih 18 Kilogram Ganja dan 174 Gram Sabu
Polresta Padang Musnahkan Lebih 18 Kilogram Ganja dan 174 Gram Sabu
Forkopimda Padang Rumuskan Sanksi Pelaku Tawuran, Kapolresta Usul Pendidikan Semimiliter
Forkopimda Padang Rumuskan Sanksi Pelaku Tawuran, Kapolresta Usul Pendidikan Semimiliter
Sejarah Balai Kota Padang dari Masa ke Masa, dari Kawasan Muaro ke Aie Pacah
Sejarah Balai Kota Padang dari Masa ke Masa, dari Kawasan Muaro ke Aie Pacah
Simulasi Evakuasi Bencana Minimal 1 Kali Setahun, Kogami Dorong Terbitnya Perwako
Simulasi Evakuasi Bencana Minimal 1 Kali Setahun, Kogami Dorong Terbitnya Perwako