Soal Medali Perunggu Silvia, NPC Sumbar Masih Tunggu Keputusan Resmi Panitia

Padang, Padangkita.com – Panitia Pekan Paralimpiade Nasional (Peparnas) XVI Papua tahun 2021 belum mengeluarkan keputusan resmi terkait medali perunggu yang diraih atlet tolak peluru Sumatra Barat (Sumbar), Silvia.

“Belum ada keputusan. Nanti kan mereka sidang. Belum ditentukan jadwalnya,” ujar Ketua Nasional Paralympic Committee (NPC) Sumbar, Arizal Aries saat dihubungi Padangkita.com via telepon, Kamis (11/11/2021).

Sebagai informasi, Silvia berhasil meraih peringkat ketiga dalam nomor tolak peluru. Medali pun sudah diserahkan di atas podium. Namun belakangan, panitia mengatakan medali tersebut tidak diakui karena adanya kesalahan.

“Ada kesalahan dari panitia. Yang mengumumkan itu tidak baca kesepakatan (aturan),” jelas Arizal.

Aturan yang dimaksud, imbuh Arizal, jika ada tiga atlet yang mengikuti sebuah nomor cabang olahraga, maka medalinya hanya ada dua, yakni emas dan perak.

Sedangkan, nomor tolak peluru di ajang Peparnas hanya diikuti oleh tiga atlet. Jika berpatokan pada aturan itu, maka tidak ada medali perunggu di nomor tersebut.

Atas kejadian itu, Arizal mengaku juga telah mengajukan protes baik secara lisan maupun tulisan, dan orang (panita) yang mengumumkan pemenang tersebut juga telah diganti.

“Kita telah menyampaikan pernyataan baik lisan maupun tulisan. Tetapi kita tetap menjaga nama baik daerah juga. Tidak mau ribut, tidak mau memalukan. Mudah-mudahan ada solusinya,” ungkap Arizal.

Sementara itu, terkait tanggapan atlet sendiri, Arizal mengatakan Silvia tidak menerima medalinya tidak diakui.

Baca juga: Medali Perunggu yang Diraih Atlet Tolak Peluru Sumbar di Peparnas Papua Tak Diakui

“Namun, ini bukan kesalahan dari Silvia ataupun NPC Sumbar. Tapi murni dari kesalahan panitia. Bukan Silvia saja yang kecewa. Saya juga malu sebagai Ketua Umum NPC Sumbar dibilang tidak bisa mempertahankan medali itu,” sebutnya. [fru/pkt]

Terpopuler

Add New Playlist