Siap Pimpin AJI Indonesia, Begini Program Tawaran Syofiardi

Penulis:
Syofiardi Bachyul Jb, diapit beberapa orang anggota AJI Padang, saat menyatakan maju untuk Ketua Umum AJI Indonesia, dalam Kongres yang berlangsung di Surakarta, Jawa Tengah, November nanti. (Foto: Aidil Sikumbang)

Padangkita.com – Menjelang Kongres Aliansi Jurnalis Independen (AJI) di Surakarta, Jawa Tengah, November nanti, mantan Ketua AJI Padang, Syofiardi Bachyul Jb, menyatakan diri bakal maju dalam pemilihan ketua umum, di Sekretariat AJI Padang, kawasan Andalas, Kota Padang, Senin (2/10/2017) sore.

Sejalan dengan itu, jurnalis The Jakarta Post ini menawarkan sejumlah program.

Berikut beberapa program Syofiardi untuk AJI tiga tahun ke depan, yang disampaikannya, Selasa (3/10/2017):

+ Ketenagakerjaan/ Kesejahteraan: mendatangi kantor media (terutama di Jakarta) untuk mendesak koresponden/ kontributor digaji tetap sesuai UU Ketenagakerjaan dan mendesak Disnaker mengawasi eksekusinya.

+ Kebebasan Pers/Kebebasan Berekspresi: Kampanye masif anti kriminalisasi jurnalis dan penghapusan pasal karet UU ITE.

+ Profesi: Menggenjot pelaksanaan UKJ untuk mencapai semua anggota (yang mau UKJ) kompeten.

+ Peningkatan Kapasitas Anggota: Pendidikan jurnalistik dan media baru di AJI-AJI kota secara bergiliran untuk mendorong daya saing anggota AJI di dunia pers.

+ Fasilitas Organisasi: Mendorong kemandirian sekretariat AJI kota dan fasilitas pendukung.

+ Kegiatan AJI Kota: Pemerataan kegiatan/program di AJI-AJI kota.

+ Promosi: Membenahi website resmi AJI kota untuk efektivitas kampanye gerakan AJI.

+ Media Alternatif: mendorong tumbuhnya media alternatif di Indonesia yang dimotori anggota-anggota untuk mengimbangi keberagaman informasi.

“Hanya wakil kita dari AJI Kota yang mengerti AJI Kota,” ujar Syofiardi.

Terkait dengan majunya Syofiardi dalam pemilihan ketua umum dalam Kongres AJI di Solo nanti, Ketua AJI Padang Yuafriza mengatakan, rencana majunya salah satu pendiri AJI Padang, Syofiardi Bachyul, tentu sangat bagus sekali.

“Kongres AJI akan sangat kompetitif. Bang Syof mantan ketua AJI Padang periode pertama dan sekarang menjadi majelis Etik AJI Indonesia,” tukasnya.

Menurut Yuafriza, profesi jurnalis ke depan menghadapi banyak tantangan, terutama soal pemberitaan hoaks dan problem etika yang makin menjadi-jadi.

Selain itu, persoalan klasik soal kesejahteraan juga masih jadi ‘PR’ (pekerjaan rumah) besar AJI. “Belum lagi persoalan kekerasan yang juga masih terjadi. Untuk itu tentu dibutuhkan sosok pemimpin AJI yang kuat. AJI Padang mendukung siapapun anggota AJI yang programnya bisa menjawab berbagai tantangan tersebut,” tandas Ocha, panggilan Yuafriza.

Usai menyatakan diri maju, Syofiardi mulai menuai dukungan dari beberapa AJI Kota lainnya. Seperti Ketua AJI Kota Palembang Ibrahim Arsyad. “Kami dukung,” ujarnya.

Terpopuler

Add New Playlist