Seorang Kakek di Tanah Datar Cabuli Cucu Sendiri, Diduga Sering Nonton Video Porno

Penulis: Muhammad Aidil

Berita Tanah Datar terbaru dan berita Sumbar terbaru: Satreskrim Polresta Padang Panjang menangkap pria berinsial SFL, 45 tahun yang nekat mencabuli seorang bocah yang tak lain masih merupakan cucunya sendiri.

Batusangkar, Padangkita.com – Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polres Padang Panjang menangkap pria berinsial SFL, 45 tahun, yang nekat mencabuli seorang bocah yang tak lain masih merupakan cucunya sendiri. Pelaku melakukan tindakan bejatnya, diduga karena sering menonton video porno.

Informasinya, pria yang berdomisili di salah satu daerah di Kabupaten Tanah Datar, Sumatra Barat (Sumbar) tersebut ditangkap polisi pada Kamis (14/1/2021) sore di sebuah warung yang berada tak jauh dari kediamannya.

Ia dibekuk berdasarkan laporan nomor LP/203/XII/REN.4.2/2020/SPKT Unit I/Polres Padang Panjang tanggal 16 Desember 2020. Ihwal penangkapan SFL tersebut dibenarkan oleh Kepala Satuan (Kasat) Reskrim Polres Padang Panjang, Iptu Ferlyanto Putra Marasin.

“Iya benar, untuk informasi lebih detailnya langsung saja ke unit Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA),” kata Ferlyanto kepada Padangkita.com via pesan WhatsApp, Jumat (15/1/2021).

Kepala Unit (Kanit) PPA Polres Padang Panjang, Bripka Delfian mengatakan, korban yang berinisial L masih berusia 10 tahun. Antara pelaku dan korban, kata dia, masih ada hubungan keluarga.

“Korban jatuhnya sudah seperti cucunya sendiri,” kata Delfian kepada Padangkita.com via telepon.

Dijelaskan Delfian, kasus tersebut takkan terungkap jika saja peristiwa pencabulan terhadap L itu tidak diketahui oleh teman-temannya yang mengintip dari balik pintu kamar kediaman pelaku.

“Korban dan teman-temannya ini bermain di rumah pelaku. Pelaku yang berada di dalam kamar memanggil korban dan di sanalah terjadi perbuatan asusila tersebut dan diketahui oleh teman korban,” katanya.

Pada mulanya, kata Delfian, polisi sedikit kewalahan mengorek informasi terkait kasus pencabulan yang dilakukan SFL kepada L. Polisi wanita (polwan) bahkan harus membujuk beberapa kali dan membawanya ke taman bermain di sekitar Polres Padang Panjang untuk meminta keterangan.

“Kami cukup kewalahan meminta keterangan dia, karena merasa ketakutan dimarahi sama keluarganya, namun setelah kami yakinkan dia mau juga bercerita,” katanya.

Kepada polisi, L mengaku sudah lebih dari satu kali mendapatkan perbuatan tak senonoh dari SFL. Keterangan berbeda dari SFL, dia mengakui baru satu kali melakukan aksi bejat tersebut.

“Pengakuannya baru satu kali, hasil keterangan saksi, pada saat melakukan aksi tersebut, pelaku sempat merekam aksinya menggunakan gawai miliknya meskipun rekaman itu sudah tak ada lagi,” katanya.

Hasil interogasi polisi, pelaku melecehkan anggota keluarganya sendiri lantaran kecanduan menonton video porno di sebuah situs internet.

“Pelaku ini belum memiliki istri dan anak, anggota keluarganya yang lain sudah pergi merantau, dia tinggal di rumah keluarga besar itu sendirian, sementara rumah korban dan pelaku tak berjauhan, masih sanak famili juga,” ujarnya.

Saat ini, petugas kepolisian masih berusaha memulihkan kondisi psikis korban. Polisi bahkan harus melibatkan Dinas Sosial (Dinsos) setempat untuk mengembalikan kepercayaan L yang masih trauma dan takut dimarahi oleh orang tuanya.

Baca juga: Usai Cabuli Anak 9 Tahun, Pria Paruh Baya di Lintau Buo Tanah Datar Menyerahkan Diri ke Polisi

“Saat ini dia tinggal sama neneknya, sementara pelaku sudah kami tahan di Polres Padang Panjang,” tutur Delfian. [pkt]


Baca berita Tanah Datar terbaru dan berita Sumbar terbaru hanya di Padangkita.com.

Terpopuler

Add New Playlist