Selama Agustus-Oktober, 68 Kecelakaan Terjadi di 3 Ruas Terpanjang Jalan Tol Trans Sumatra

Selama Agustus-Oktober, 68 Kecelakaan Terjadi di 3 Ruas Terpanjang Jalan Tol Trans Sumatra

Salah satu kecelakaan yang terjadi di Jalan Tol Trans Sumatra (JTTS). [Foto: Ist. ]

Padang, Padangkita.com – Direktur Operasi III Hutama Karya Koentjoro menyampaikan, pihaknya telah melakukan evaluasi dan analisis tentang kecelakaan di Jalan Tol Trans Sumatra yang dikelola PT Hutama Karya (Persero).

Khususmya, kecelakaan yang terjadi di tiga ruas tol terpanjang yang dikelola, yakni Ruas Bakauheni–Terbanggi Besar (Bakter), Ruas Terbanggi Besar–Pematang Panggang–Kayu Agung (Terpeka) dan Ruas Pekanbaru–Dumai (Permai), selama periode Agustus-Oktober 2022. Hasilnya, Hutama Karya mencatat telah terjadi sebanyak 68 kecelakaan.

Baca juga: ‘Rumus 3 Detik’, Cara Ampuh Meminimalisir Kecelakaan Beruntun di Jalan Tol 

Dari jumlah total kecelakaan tersebut, 26 kecelakaan terjadi di bulan Agustus. Kemudian, mengalami penurunan menjadi 23 kecelakaan di bulan September dan kembali menurun menjadi 19 kecelakaan di bulan Oktober. Sebanyak 43% atau 29 kecelakaan tersebut disebabkan oleh faktor microsleep atau mengantuk.

Penelusuran Padangkita.com, kecelakaan terbaru terjadi di Jalan Tol Pekanbaru-Dumai (Permai), Jumat (28/10/2022) sekitar pukul 16.20 WIB. Lokasis persisnya, di exit Tol Pekanbaru-Dumai.

Dalam kecelakaan ini, sedikitnya melibatkan 4 kendaraan. Dugaan sementara, penyebab kecelakaan karena mobil truk yang mengalami rem blong. Keempat kendaraan yang terlibat adalah mobil Mitsubishi dump truk tronton BA 9183 QO dan mobil Toyota Avanza BM 1448 DD. Kemudian, mobil Toyota Rush BM 1480 HD dan mobil Toyota Innova B 2744 SFX.

Kasat PJR Dit Lantas Polda Riau, AKBP Irmadison menyebutkan, kecelakaan bermula saat mobil Mitsubishi dump truk tronton BA 9183 QO yang dikemudikan M Rusli datang dari arah Dumai.

Kendaraan itu hendak menuju arah Pekanbaru dengan kecepatan sedang. Setiba di lokasi kejadian atau TKP exit Tol Pekanbaru-Dumai remnya blong.

"Truk langsung menabrak pembatas jalan dan menabrak 3 unit kendaraan yang lagi antre di exit tol Pekanbaru. Sehingga kelakaan itu mengakibatkan mobil Toyota Avanza BM 1448 DD mengalami kerusakan pada bagian depan sebelah kanan," jelasnya.

Kondisi mobil Toyota Rush BM 1480 HD yang dikemudikan sopir Muslimin mengalami kerusakan di bagian bodi samping kiri, kanan, depan, dan belakang. Begitu juga mobil Toyota Innova B 2744 SFX yang dikemudikan Rezi mengalami kerusakan pada lampu belakang sebelah kanan.

Baca juga: Kecelakaan di Jalan Tol Pekanbaru – Dumai, Toyota Innova Seruduk Truk dan Begini Kondisinya

Akibat kejadian tersebut, kata Irmadison, menyebabkan korban bernama Firadi Aspianto, 44 tahun, mengalami luka ringan. [*/pkt]

 

*) BACA informasi pilihan lainnya dari Padangkita di Google News

Baca Juga

Kementerian PU Siapkan Anggaran Rp667 Miliar untuk Penanganan Jalan Malalak
Kementerian PU Siapkan Anggaran Rp667 Miliar untuk Penanganan Jalan Malalak
Menteri PU Tinjau Pengerjaan Jalan Lembah Anai, Dibuka Fungsional 24 Jam Selama Libur Lebaran
Menteri PU Tinjau Pengerjaan Jalan Lembah Anai, Dibuka Fungsional 24 Jam Selama Libur Lebaran
Disambut Gubernur Mahyeldi, Menteri PU akan Tinjau Sejumlah Infrastruktur Strategis di Sumbar
Disambut Gubernur Mahyeldi, Menteri PU akan Tinjau Sejumlah Infrastruktur Strategis di Sumbar
Pemko Pariaman akan Bangun Drainase Jalan 1,5 Km di Tiga Kelurahan, Anggaran Capai Rp2 Miliar
Pemko Pariaman akan Bangun Drainase Jalan 1,5 Km di Tiga Kelurahan, Anggaran Capai Rp2 Miliar
Butuh 729 Tiang Penyangga, Jembatan Kembar di Silaing Ditarget Rampung Jelang Lebaran 2026
Butuh 729 Tiang Penyangga, Jembatan Kembar di Silaing Ditarget Rampung Jelang Lebaran 2026
Daerah di Sumbar Diminta Mendagri Manfaatkan Program Nasional 300 Ribu Jembatan Gantung
Daerah di Sumbar Diminta Mendagri Manfaatkan Program Nasional 300 Ribu Jembatan Gantung