Profil Safaruddin Datuak Bandaro Rajo-Rizki Kurniawan Nakasri, Bupati dan Wakil Bupati Limapuluh Kota

Berita Limapuluh Kota hari ini dan berita Sumbar hari ini: Pasangan Safaruddin Datuak Bandaro Rajo dan Rizki Kurniawan Nakasri telah dilantik sebagai Bupati dan Wakil Bupati Limapuluh

Sarilamak, Padangkita.com – Pasangan Safaruddin Datuak Bandaro Rajo dan Rizki Kurniawan Nakasri telah dilantik sebagai Bupati dan Wakil Bupati Limapuluh Kota periode 2021-2024. Pasangan yang dalam Pilkada 2020 lalu diusung Partai Golkar bersama PPP dan PKS ini, dilantik di Gubernuran Sumbar pada Jumat ini (26/2/2021).

Safaruddin Datuak Bandaro Rajo yang lebih populer dipanggil Datuak Safar, lahir di Nagari (Desa) Baruah Gunuang, Kecamatan Bukit Barisan, Kabupaten Limapuluh Kota, 28 Agustus 1957. Ayahnya bernama Jamarin. Sedangkan ibunya bernama Zahara.

Datuak Safar pernah mengecap pendidikan di SDN 03 Baruah Gunuang (1964-1970) dan PGA Negeri Danguang-Danguang (1971-1974). Kemudian, mengambil Program Belajar Paket C (2004). Setelah itu, meraih gelar Sarjana Hukum dari Fakultas Hukum Universitas Muhammmadiyah Sumbar (2004-2011).

Sejak usia muda, Datuak Safar sudah aktif dalam organisasi sosial kemasyarakatan. Dia tidak hanya menjadi pengurus Karang Taruna dan pekerja sosial di Nagari Baruahgunuang. Namun, juga pernah menjadi Ketua Forum Pekerja Sosial Limapuluh Kota.

Karir politik Datuak Safar dimulai dengan menjadi Sekretaris Desa Baruah Gunuang dan Kepala Desa Baruah Gunuang selama dua periode. Sukses sebagai Kepala Desa, Datuak Safar terpilih sebagai anggota DPRD Limapuluh Kota dari Partai Golkar tiga periode berturut-turut (periode 1992-1997, periode 1997-1999, dan periode 1999-2004).

Pada Pemilu 2004, Datuak Safar sempat beristirahat dari dunia politik dan banting setiur dengan menjadi pedagang di Toko Permata Textile Bukittinggi. Baru, pada Pemilu 2009, Datuak Safar kembali maju ke DPRD dan mencatat rekor sebagai anggota DPRD Limapuluh Kota peraih suara terbanyak. Sekaligus terpilih sebagai Wakil Ketua DPRD Limapuluh Kota periode 2009-2014.

Pada Pemilu 2014, Datuak Safar maju sebagai caleg dan kembali tercatat sebagai anggota DPRD peraih suara terbanyak. Bahkan, Datuak Safar yang lahir dari keluarga susah dan pernah bekerja sebagai pengembala kerbau dan peracik tembakau, dipercaya sebagai Ketua DPRD Limapuluh Kota 2014-2019 ini.

Pemilu 2019, Datuak Safar terpilih sebagai anggota DPRD Sumbar dari Dapil Payakumbuh-Limapuluh Kota. Baru setahun berjalan, Datuak Safar mengundurkan diri dari DPRD Sumbar, untuk kemdian maju sebagai Calon Bupati Limapuluh Kota berpasangan dengan Rizki Kurniawan Nakasri.

Pasangan politisi dan pengusaha ini, berdasarkan Keputusan KPU Limapuluh Kota Nomor 15/HK.03.1-Kpt/1307/KPU-Kab/II/2021 tanggal 19 Februari 2021, memperoleh 50.986 suara atau 31,43 persen dari total suara sah.

Datuak Safar memilik dua orang anak dari hasil pernikahannya dengan almarhumah Yendriati. Kedua anaknya adalah Riza Marleni yang merupakan guru di Kota Payakumbuh dan Doni Ikhlas ini tercatat sebagai anggota DPRD Limapuluh Kota dari Partai Golkar.

Berselang beberapa waktu setelah Yendriati meninggal dunia, Datuak Safar “manyilau lapiak” (menikahi saudara istrinya), yakni Guswendri. Saat kampanye Pilkada 2020 lalu, Guswendri juga menyusul kakaknya Yendriati.

Berdasarkan Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara (LHKPN) yang disampaikan kepada KPK, Safaruddin Datuak Bandaro Rajo atau Datuak Safar, melaporkan total harta kekayaanya pada tahun 2019 lalu sebesar Rp2,03 miliar.

Harta kekayaan Datuak Safar terdiri dari tanah dan bangunan pada tiga titik di Kota Payakumbuh senilai Rp1,57 miliar. Kemudian, Safaruddin punya mobil Toyota Minibus 1997 seharga Rp60 juta dan mobil Pajero Sport 2017 seharga Rp400 juta, serta kas dan setara kas sebesar Rp835,4 ribu. Namun, Safar tidak punya hutang.

Berita Limapuluh Kota terbaru - Berita Pilkada Limapuluh Kota: pasangan Safaruddin Datuak Bandaro Rajo-Rizki Kurniawan Nakasri
Pasangan Safaruddin Datuak Bandaro Rajo-Rizki Kurniawan Nakasri. [Foto: Ist]

Profil Rizki Kurniawan Nakasri

Sementara itu, Wakil Bupati Limapuluh Kota periode 2021-2024, yakni Rizki Kurniawan Nakasri atau RKN, lahir di Limapuluh Kota, 16 Januari 1987. Ayahnya, Nakasri Dt Rajo Putiah dan ibunya adalah Zuharni.

Rizki Kurniawan Nakasri atau RKN pernah mengecap pendidikan di SDN Gurun, SMPN 1 Harau, SMAN 1 Harau, dan Universitas Andalas, Padang. Dikutip dari website resminya, RKN pernah aktif di Forum Studi Islam, BEM, dan Resimen Mahasiwa. Dia juga pernah menjabat Wakil Sekjen Ikatan Lembaga Mahasiswa Ilmu Budaya dan Sastra se-Indonesia.

Setelah kuliah, RKN aktif sebagai Sekretaris Jaringan Pengusaha Muslim Indonesia Limapuluh Kota dan Ketua Persis Limapuluh Kota.

Dia juga mendirikan dan memimpin enam perusahaan yang mengelola lebih dari 90 kantor cabang di Sumatera dan Jawa. Bisnisnya bergerak di sektor pertanian dan jasa.

Berdasarkan Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara (LHKPN) yang disampaikan kepada KPK, Rizki Kurniawan Nakasri atau RKN pada tahun 2020 memiliki harta kekayaan sebesar Rp7,88 miliar. Harta Rizki terdiri dari tanah dan bangunan yang tersebar pada 6 titik di Padang, Medan, Depok, dan Pekanbaru, dengan nilai keseluruhan sebesar Rp8,48 miliar.

Kemudian, Rizki punya mobil Toyota Fortuner 2018 seharga Rp400 juta, mobil Mitsubishi Pajeri Sport 2015 seharga Rp325 juta, dan harta bergerak lainnya senilai Rp juta.

Baca Juga: Pilkada Limapuluh Kota, Datuak Safar-RKN Sepakat Berpasangan, Safar: Bersafari di Limapuluh Kota

Selain itu, calon wakil bupati ini punya kas dan setara kas sebesar Rp363 juta. Kemudian, Rizki punya hutang sebesar Rp1,7 miliar. [pkt]


Baca berita Limapuluh Kota hari ini dan berita Sumbar hari ini hanya di Padangkita.com.

Terpopuler