Polresta Padang Tutup 12 Pintu Masuk ke Pantai Padang Pada Tahun Baru Imlek 2572

Penulis: Muhammad Aidil

Berita Padang hari ini dan berita Sumbar hari ini: Polresta Padang melakukan pembatasan aktivitas sementara di objek wisata dan pusat keramaian pada perayaan Tahun Baru Imlek 2572.

Padang, Padangkita.com – Kepolisian Resor Kota (Polresta) Padang melakukan pembatasan aktivitas sementara di objek wisata dan pusat keramaian pada perayaan Tahun Baru Imlek 2572 mulai Jumat (12/2/2021) hingga Minggu (14/2/2021).

Kapolresta Padang, Kombes Pol Imran Amir mengatakan, pihaknya akan menutup sebanyak 12 pintu masuk menuju ke Pantai Padang.

“Jadi masyarakat atau pengunjung hanya bisa masuk dari Simpang Pujasera di Jalan Samudra dan persimpangan Hotel Pangeran Beach, hanya dua jalur itu,” kata Imran kepada awak media di Mapolresta Padang, Kamis (11/2/2021).

Imran mengatakan, penutupan sejumlah objek wisata seperti Pantai Padang, Pantai Air Manis, dan Pantai Pasir Jambak akan berlangsung selama tiga hari mulai pukul 07.00 WIB hingga pukul 18.00 WIB.

“Penutupan sejumlah akses masuk ke Pantai Padang khususnya dan pembatasan waktu itu agar kami bisa mengetahui siapa saja yang masuk dan berada di objek wisata tersebut. Selain itu, jam batasan kunjungannya pun kami batasi dengan waktu maksimal empat jam, itu berlaku juga di objek wisata lainnya,” katanya.

Selain menutup sejumlah tempat wisata, pusat keramaian lainnya di Kota Padang, yaitu kompleks Gelanggang Olah Raga (GOR) Haji Agus Salim juga akan dilakukan penutupan atau pembatasan aktivitas pada hari Sabtu (13/2/2021) malam hingga Minggu (14/2/2021) pagi.

“Untuk GOR Haji Agus Salim, kami tutup dari pukul 19.00 WIB hingga pukul pukul 10.00 WIB keesokan harinya, hal itu sudah kami sampaikan ke pengelola (CV Polos Production),” katanya.

Imran mengatakan, sebanyak 500 personel diterjunkan dan disebar ke berbagai titik yang menjadi sasaran keramaian dan tempat berlibur bagi wisatawan.

“Jadi nanti akan disebar di sejumlah titik itu, penutupan ini hanya bersifat sementara. Sifatnya itu stasioner dan juga ada hunting system (patroli), tidak ada posko khusus atau pos pengamanan,” ujarnya.

Pihaknya juga dibantu oleh unsur TNI, Dinas Perhubungan (Dishub) dan Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kota Padang. Rincinya, anggota Satpol PP yang dikerahkan berjumlah 200 orang, TNI 30 prajurit dan Dishub 30 personel.

Imran menjelaskan, penutupan itu dilakukan dalam rangka perayaan tahun baru Imlek 2572.

“Jadi tujuannya untuk mencegah kerumunan yang terlalu banyak dan menekan angka penularan virus Covid-19,” katanya.

Terpisah, Direktur CV Polos Production, Renold Fadhli mengatakan, tujuan penutupan kawasan yang di bawah pengelolaannya itu adalah untuk menghindari terbentuknya klaster virus Covid-19.

“Namun hikmahnya, dengan adanya penutupan ini, kami bisa menata lagi pedagang yang berjualan di GOR, karena penutupannya pun hanya bersifat sementara, dari Sabtu malam hingga Minggu pagi,” kata Renold.

Renold tidak menampik bahwa selama ini di tiap akhir pekan memang banyak pedagang yang berjualan berbagai macam kebutuhan dan makanan dibanding hari biasanya. Sedikitnya dari catatan pihak pengelola, lebih dari 500 pedagang berjualan.

Baca juga: Cegah Kerumunan, Kesbangpol Kota Padang Patroli Gabungan Selama Libur Imlek

“Memang banyak yang berjualan disini, apalagi selama masa pandemi ini. Alasan mereka berjualan disini karena pada dua hari itulah daya beli masyarakat cukup tinggi sembari berolahraga. Untuk diketahui, mereka berjualan di dua hari atau satu dari dua hari itu saja bisa menghidupi mereka untuk satu minggu ke depannya,” katanya. [pkt]


Baca berita Padang hari ini dan berita Sumbar hari ini hanya di Padangkita.com.

Terpopuler

Add New Playlist