Perkelahian Berujung Maut di Sungai Tarab, 1 Tewas dan 1 Luka Parah

Penulis: Redaksi

Batusangkar, Padangkita.com – Satu orang tewas dan satu lagi luka-luka dalam perkelahian maut di Nagari Gurun, Kecamatan Sungai Tarab, Kabupaten Tanah Datar.

Dalam kasus tersebut, polisi menangkap pria berinsial Ej, 48 tahun, warga setempat, Rabu (24/11/2021. Bersamanya juga diamankan barang bukti berupa sebilah pisau.

Penangkapan dilakukan oleh Satuan Operasional Reserse kriminal Polres Tanah Datar yang dipimpin Kasat Reskrim Iptu Syafri.

Kapolres Tanah Datar melalui Kasubag Humas Polres AKP Desfi Arta kepada Padangkita.com menyampaikan, EJ diduga yang menyebabkan seorang meninggal dunia dan seorang lagi dirawat intensif di rumah sakit.

Desfi Arta menyebutkan, pengungkapan kasus penganiayaan berawal dari laporan warga Nagari Gurun yang disampaikan ke Polres Tanah Datar.

“Seorang warga melaporkan telah terjadi penganiayaan terhadap dua orang laki-laki Jefrizal dan Silla alias Ateng. Mendapati informasi itu petugas langsung turun ke lapangan menindaklanjutinya,” kata Desfi Arta.

Ia menjelaskan, awal kejadian bermula saat kedua korban Jefrizal dan Silla alias Ateng menemui pelaku EJ yang sedang minum kopi di sebuah kedai di Nagari Gurun.

Begitu melihat EJ yang sedang duduk di warung, Silla alias Ateng langsung mencekik leher EJ, kemudian terjadi perkelahian antara korban dan pelaku EJ.

Dalam perkelahian itu, tersangka EJ mengeluarkan pisau dan langsung menikam Silla alias Ateng. Melihat Silla terkapar, Jefri berusaha lari. Namun langsung dikejar oleh EJ dan terjadi perkelahian.

Dalam perkelahian tersebut EJ kembali menggunakan pisaunya untuk melukai Jefri.

Setelah melihat kedua korban sudah tidak berdaya, EJ melarikan diri bersembunyi di rumah keluarganya di wilayah Ladang Koto, Kecamatan Sungai Tarab.

Sementara itu, atas bantuan Wali Jorong dan warga setempat kedua korban dilarikan ke RSUD M. Ali Hanafiah Batusangkar.

“Namun Jefri akhirnya meninggal di RSU Batusangkar dengan satu luka tusukan di bagian perut, sedangkan Silla sampai sekarang masih dalam perawatan intensif,” kata Desfi Arta.

Baca juga: Gara-gara Suara Orgen Tunggal, Pemuda di Pampangan Aniaya 3 Tetangga, 1 Orang Meninggal Dunia

Motif perkelahian berujung maut ini masih sedang didalami pihak Satuan Reskrim Polres Tanah Datar. [djp/pkt]

Terpopuler

Add New Playlist