Penanaman Nilai Spiritual Pada Anak Pondasi Utama 

Penanaman Nilai Spiritual Pada Anak Pondasi Utama 

Pemberian reward bintang akhlak, bintang infak, bintang guru dan bintang tenaga administrasi SD Batingkek Pariaman setiap minggunya Selesai melaksanakan Sholat Dhuha berjamaah. [Foto: https://pariamankota.go.id]

Parit Malintang, Padangkita.com   Awali tahun 2022 minggu pertama, kembali kegiatan Salat Dhuha dilaksanakan oleh semua anak didik dan majelis guru beserta staf Sekolah Dasar (SD) 19 Kampung Baru Pariaman, atau yang lebih dikenal dengan sebutan SD Batingkek Pariaman.

Kepala Sekolah SD Batingkek Azral Malvinas mengatakan, kegiatan yang selalu digelar di halaman sekolah tersebut, sudah berlangsung sejak Bulan Januari Tahun 2021, digelar  rutin  setiap minggunya.

“Salat Dhuha berjamaah ini merupakan kegiatan mingguan yang dilaksanakan setiap hari Jumat sebelum jam pelajaran sekolah dimulai, dan kegiatan ini juga tidak mengganggu aktivitas belajar mengajar siswa dan guru di sekolah ini”, ungkap Azral Malvinas.

Dia menjelaskan, Pendidikan merupakan aset penting untuk memenuhi kebutuhan hidup manusia, mulai dari kebutuhan individu maupun kelompok untuk mencapai tujuannya, apalagi penanaman nilai-nilai spiritual agama merupakan kebutuhan mendasar, yang penting bagi mereka untuk membentuk pola fikir dan kepribadian mereka sedari kecil, agar mereka tidak terjerumus dengan ajaran yang tidak sesuai dengan syariat islam, apalagi di zaman modern seperti sekarang.

“Pentingnya penanaman nilai-nilai spiritual juga merupakan pondasi utama buat anak-anak dalam memerangi perubahan dunia yang tidak mudah untuk diarungi dengan berbagai tantangannya. Untuk itu mereka harus mempersiapkan diri mereka sedari dini agar kelak mereka tidak terjerumus dan siap mental serta iman yang kuat dalam menjalani hidup mereka kelak”, ujar Azral.

Selain melaksanakan kegiatan salat Dhuha berjamaah di hari Jumat tersebut, juga anak-anak diajarkan untuk memberikan infak/sedekah seikhlas dan semampu mereka, agar mereka memahami bahwa infak tersebut juga merupakan tabungan amal jariyah mereka nantinya di akhirat, karena dengan infak tersebut mereka sudah ikut membantu meringankan beban orang lain yang membutuhkan.

Lebih lanjut Azral menjelaskan, untuk memotivasi anak-anak, mereka juga memberikan reward setiap minggunya kepada siswa berupa reward bintang akhlak dan bintang infak di masing-masing kelas, yang penilaiannya dilakukan oleh guru kelas dan guru agama. Selain itu juga diberikan bintang guru dan bintang tenaga administrasi, yang penilaiannya dilakukan oleh Kepala Sekolah selama rentang waktu satu minggu.

Azral berharap, apapun kegiatan positif yang telah beliau lakukan di sekolah ini, hendaknya akan terus berlanjut walaupun nantinya beliau tidak lagi menjabat sebagai Kepala Sekolah di SD Batingkek, tegasnya saat mengakhiri wawancara dengan Tim Peliput MCP di ruang kerjanya Jumat (7/1). [*/isr]

Tag:

Baca Juga

Cara Menghilangkan Kutu pada Rambut Anak
Cara Menghilangkan Kutu pada Rambut Anak
Kejar Target Prevalensi Stunting 14 Persen, Gubernur Mahyeldi: Perlu Strategi Baru
Kejar Target Prevalensi Stunting 14 Persen, Gubernur Mahyeldi: Perlu Strategi Baru
Banyak Irigasi di Sumbar Rusak Akibat Bencana, Pasokan Pangan ke Provinsi Riau Ikut Terganggu
Banyak Irigasi di Sumbar Rusak Akibat Bencana, Pasokan Pangan ke Provinsi Riau Ikut Terganggu
Pemko Padang Gelar FGD dengan Kejari: Cegah Permasalahan Hukum di Instansi Pemerintah dan BUMD
Pemko Padang Gelar FGD dengan Kejari: Cegah Permasalahan Hukum di Instansi Pemerintah dan BUMD
PKS Sumbar Bantah Framing Penurunan Elektabilitas Mahyeldi Terkait Korupsi: Hormati Proses Hukum
PKS Sumbar Bantah Framing Penurunan Elektabilitas Mahyeldi Terkait Korupsi: Hormati Proses Hukum
Satpol PP Padang Amankan 5 Pasangan Diduga Ilegal di Kos-kosan
Satpol PP Padang Amankan 5 Pasangan Diduga Ilegal di Kos-kosan