Pemkab Tanah Datar Siapkan Regulasi Pinjaman Tanpa Bunga Untuk Perangi Rentenir

Penulis: Redaksi

Batusangkar, Padangkita.com – Bupati Tanah Datar Eka Putra berdialog dengan Pengurus Unit Pengelola Kegiatan (UPK) eks Program Nasional Pemberdayaan Masyarakat (PNPM), Rabu (14/7/2021). Yang jadi pembicaraan adalah memerangi rentenir yang selama ini menjerat masyarakat.

“Praktik rentenir dan sejenisnya menyebabkan masyarakat susah ke luar dari kesulitan ekonomi. Bukan menjadi solusi malah semakin berat tanggungan yang harus diselesaikan,” ujar Eka Putra didampingi Kadis PMDPPKB Nofenril dan Kabag Humas dan Protokol Yusrizal.

Eka Putra menyeburkan, pemerintah daerah sedang menyiapkan kebijakan dengan melibatkan seluruh stakeholder untuk memberantas praktik rentenir di Tanah Datar.

“Di pemerintahan sedang dimatangkan konsep pembiayaan untuk masyarakat ekonomi lemah agar terhindar dari jeratan rentenir dengan melibatkan banyak pihak, tidak hanya pemerintah daerah semata,” ujar Eka Putra.

Ia mengapresiasi program serupa yang digagas UPK eks PNPM di Tanah Datar dengan menggulirkan pembiayaan kepada masyarakat tanpa bunga.

“Kami bangga dan menyambut baik program ini, memang tidak mudah, tantangannya di lapangan tentu sangat berat. Namun berangkat dari hati nurani dan niat ikhlas ingin menyelamatkan masyarakat, Insya Allah akan berjalan baik,” kata Eka lagi.

Sebagai tahap awal, kata Eka, sudah pernah dijalankan, dengan skema yang jelas.

“Kita sampaikan kepada penerima bantuan, ini niat baik untuk menolong sehingga jangan sampai tidak dibayar. Alhamdulillah pengembaliannya 100 persen, demikian juga kita berharap program UPK juga sukses. Mari kerja keras, kerja cerdas dan kerja ikhlas untuk masyarakat,” ucap Eka.

Mewakili UPK Tanah Datar, Kepala Unit UPK Tuanku Lintau Dedi Effendi menyampaikan UPK siap mendukung pemerintah daerah meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Dedi didampingi konsultan, Ketua Umum Asosiasi UPK Sumatra Barat (Sumbar) Diana Eka Putri, perwakilan UPK dan Badan Pengurus Perkumpulan (BPP).

“Kami merasa tergugah dan terpanggil ketika Bapak Bupati menyampaikan punya program memberantas rentenir di Tanah Datar beberapa waktu lalu. Selanjutkan kami segera mendiskusikannya. Alhamdulillah kita juga siap turut berkontribusi melalui program bantuan bergulir,” sampai Dedi.

Dedi menyeburkan, seluruh UPK di kecamatan yang mengelola dana bergulir di Tanah Datar punya potensi ikut menyukseskan program ini.

“UPK se-Tanah Datar punya modal lebih kurang Rp47,6 miliar. Setiap kecamatan sudah punya regulasi, bagaimana memberikan fasilitas pinjaman kepada masyarakat dengan cara cepat, mudah dan murah, tanpa bunga hanya biaya administrasi awal,” ujarnya.

Skema yang diluncurkan, lanjut dia, pembayaran angsuran per minggu selama 10 minggu, berarti 10 kali bayar dari pinjaman Rp500.000 sampai Rp2 juta dan sasaran utama memang yang terjerat renternir.

“Selain itu ada juga skema untuk pelaku UMKM yang tidak punya agunan, kita buka di seluruh UPK di Tanah Datar,” terangnya.

Baca juga: Cerita Bupati Tanah Datar Eka Putra Bertemu Keluarga Miskin Tak Makan 2 Hari Akibat Utang Rentenir

Dari 14 kecamatan, kata dia, sudah dimulai 8 kecamatan, yang lain sedang persiapan, karena regulasi ditetapkan melalui musyawarah kecamatan atau musyawarah antar nagari. (agg/pkt)

Terpopuler

Add New Playlist