Cerita Bupati Tanah Datar Eka Putra Bertemu Keluarga Miskin Tak Makan 2 Hari Akibat Utang Rentenir

Penulis: Agg

Berita Tanah Datar hari ini dan berita Sumbar hari ini: Cerita dia bertemu orang miskin itu diungkapkan Eka Putra ketika Rakor bersama OPD.

Batusangkar, Padangkita.com – Bupati Tanah Datar Eka Putra membagi pengalamannya ketika bertemu dengan orang miskin yang terlilit utang rentenir.

Cerita dia bertemu orang miskin itu diungkapkan Eka Putra ketika Rapat Koordinasi (Rakor) bersama organisasi perangkat daerah (OPD) Tanah Datar di aula Kantor Bupati, Kamis (4/3/2021).

Eka menyebutkan, keluarga itu terdiri dari seorang ibu yang sudah janda bersama seorang anak yang juga janda, serta dua orang cucunya. Mereka hidup bersama di sebuah rumah. Namun Eka tidak menyebut detail alamat keluarga tersebut.

Keluarga miskin itu, kata Eka, terpaksa harus menahan lapar karena terjerat utang kepada rentenir. Menurut Eka, keluarga itu mengaku tidak makan selama dua hari. Sekadar untuk mengganjal perut, keluarga itu terpaksa sempat memakan ubi.

“Saat itu saya lagi makan di sebuah warung, kemudian dikasih tahu kepada saja jika ada satu keluarga yang tidak makan. Saya langsung berhenti makan, dan pergi ke rumah tersebut. Memang dari luar rumah itu bagus, makanya tidak masuk data Dinas Sosial,” sebut Eka Putra.

Kemudian, kata Eka, setelah ditanya langsung kepada yang ada di rumah, ternyata di situ ada empat orang.

“Jadi ibu itu janda, dia punya anak perempuan yang ditinggal pula sama suaminya dengan dua orang anak. Jadi ada empat jiwa dalam keluarga itu. Saya menemukan ada tulang, tapi bukan tulang ikan dan daging, tapi tulang ubi. Itu yang mereka makan sampai habis selama dua hari. Saat saya tanya kenapa bisa sampai seperti itu, ternyata mereka terlilit utang sama rentenir, ” jelas Eka.

“Itu hanya sebagiannya saja, masih banyak kondisi serupa di Tanah Datar. Dengan membaca Bismillahirrahmanirahim, melalui rapat ini saya sampaikan, saya akan memimpin perlawanan terhadap rentenir di Tanah Datar,” tegasnya.

Untuk itu, lanjut Eka, kepada OPD terkait, ia minta agar disiapkan formula mengatasi permasalahan rentenir ini. Dia meminta OPD mempersiapkan data, aturan, dan belajar dari daerah yang sudah berhasil mengatasi rentenir ini.

“Setelah itu, siapkan instrumen, seperti koperasi syariah di nagari-nagari, pinjaman lunak tanpa agunan melalui bank, siapkan regulasinya. Kita harus sungguh-sungguh mengatasi ini. Niatkan untuk ibadah. Semoga jika ini berhasil, menjadi amal jariyah untuk kita,” ujar Eka Putra.

Selain membahas masalah rentenir, pada rapat itu Eka Putra menegaskan kepada para OPD agar fokus pada visi misi dan program unggulan kepala daerah. Untuk mewujudkannya, menurut dia, OPD harus siap dengan data, siap dengan regulasi dan siap dengan perencanaannya.

Pada kesempatan itu, Eka Putra juga meminta OPD memaksimalkan pemanfaatan barang milik daerah dan peningkatan Pendapatan Asli Daerah (PAD).

Wakil Bupati Richi Aprian yang juga hadir pada Rakor itu berharap antar-perangkat daerah agar menghilangkan ego sektoral dan saat sekarang sudah dalam satu bendera.

Baca juga: Bupati Tanah Datar Eka Putra Bahas Masalah Batas Wilayah, Janji Segera Dituntaskan

“Pelayanan publik harus ditingkatkan, masalah perizinan juga harus juga perhatikan dan yang juga terpenting penanggulangan kemiskinan di Tanah Datar harus jelas, terukur dan terarah progamnya,” pesannya. [pkt]


Baca berita Tanah Datar hari ini dan berita Sumbar hari ini hanya di Padangkita.com.

Terpopuler