Kereta Api Sibinuang Dijadwalkan Kembali Beroperasi Awal Agustus

Kereta Api Sibinuang Dijadwalkan Kembali Beroperasi Awal Agustus

Para pengendara menunggu keretaapi Sibinuang melintas di kawasan Lubuk Buaya (02/07/2017). Selain untuk wisata, kereta api jurusan Padang - Kota Pariaman ini juga mulai digunakan warga sebagai moda transportasi.⁠⁠⁠⁠ (Foto : Aidil Sikumbang)

 Padang, Padangkita.com - Kereta Api (KA) Sibinuang jurusan Stasiun Simpang Haru (Padang) - Naras (Pariaman) dijadwalkan akan kembali beroperasi pada 1 Agustus 2020 mendatang.

Kepala Humas PT (Kereta Api Indonesia) KAI Divisi Regional II Sumatra Barat (Sumbar) M Reza Fahlepi mengatakan pengoperasian kembali KA Sibinuang relasi Padang-Naras ini sebagai komitmen PT KAI untuk melayani dan memenuhi permintaan masyarakat ataupun pemerintah setempat.

Selain itu, dengan kembali beroperasinya KA Sibinuang merupakan bentuk dukungan terhadap pengembangan destinasi wisata di Sumbar khususnya Pantai Gandoria.

"Untuk frekuensi perjalanan sama seperti sebelumnya yakni 8 kali perjalanan," katanya, Senin (27/7/2020).

Meski demikian, menurutnya untuk saat ini PT KAI Divre II Sumbar hanya menjual tiket KA Sibinuang sebanyak 70 persen dari kapasitas yang tersedia.

Ia menambahkan untuk pembelian tiket dapat dipesan melalui aplikasi KAI Access maupun channel penjualan tiket KA terdekat mulai H-7 sampai 1 jam sebelum jadwal keberangkatan.

Baca juga: Kota Padang Ditunjuk Jadi Tuan Rumah Penas Tani 2021

"Loket di stasiun hanya melayani penjualan tiket go show yaitu 3 jam sebelum jadwal keberangkatan KA Sibinuang," jelasnya.

Reza menambahkan, masyarakat yang hendak melakukan perjalanan harus tetap mematuhi persyaratan sesuai yang diatur oleh Gugus Tugas Covid-19 yakni penumpang harus dalam kondisi sehat, tidak sedang menderita influenza, batuk, maupun demam, dengan suhu badan tidak lebih dari 37,3 derajat celcius.

Baca juga: Pemko Padang Imbau Warga Kibarkan Bendera Merah Putih Mulai 1 Agustus

Setiap penumpang wajib menggunakan masker, menjaga jarak dan dihimbau menggunakan pakaian lengan panjang atau jaket sebagai pelindung diri.

Kemudian setiap penumpang KA diimbau untuk mengurangi berbicara saat berada di dalam KA, untuk menghindari penyebaran virus melalui droplet dan dianjurkan mencuci tangan. [*/abe]


Baca berita Padang terbaru hanya di Padangkita.com.

Baca Juga

Pesantren Ramadan di Padang Diluncurkan, Diikuti 87.304 Pelajar di 1.800 Masjid - Musala
Pesantren Ramadan di Padang Diluncurkan, Diikuti 87.304 Pelajar di 1.800 Masjid - Musala
Terdata 670 TPS Liar di Padang, Hendri Septa sebut Kota Darurat Sampah
Terdata 670 TPS Liar di Padang, Hendri Septa sebut Kota Darurat Sampah
Polresta Padang Musnahkan Lebih 18 Kilogram Ganja dan 174 Gram Sabu
Polresta Padang Musnahkan Lebih 18 Kilogram Ganja dan 174 Gram Sabu
Forkopimda Padang Rumuskan Sanksi Pelaku Tawuran, Kapolresta Usul Pendidikan Semimiliter
Forkopimda Padang Rumuskan Sanksi Pelaku Tawuran, Kapolresta Usul Pendidikan Semimiliter
Sejarah Balai Kota Padang dari Masa ke Masa, dari Kawasan Muaro ke Aie Pacah
Sejarah Balai Kota Padang dari Masa ke Masa, dari Kawasan Muaro ke Aie Pacah
Simulasi Evakuasi Bencana Minimal 1 Kali Setahun, Kogami Dorong Terbitnya Perwako
Simulasi Evakuasi Bencana Minimal 1 Kali Setahun, Kogami Dorong Terbitnya Perwako