Kakek Tunarungu Pemilik 9 Karung Uang di Payakumbuh Pernah Dirampok dan Digorok

Berita Payakumbuh hari ini dan berita Sumbar hari ini: pak Biok pemilik 9 karung uang ternyata pernah dirampok dan digorok

Payakumbuh, Padangkita.com – Kakek penyandang tunarungu di Payakumbuh yang bernama Palyuri alias Pak Biok, 81 tahun, yang mendadak viral di media sosial karena menyimpan berkarung-karung uang di rumahnya, ternyata pernah menjadi sasaran kejahatan.

Dia pernah pernah dirampok, dan lehernya digorok perampok sehingga harus dioperasi. Cerita Pak Biok pernah dirampok dan digorok ini diketahui dari anggota DPRD Payakumbuh Heri Iswandi Datuak Muntiko Alam pada Selasa (23/2/2021) siang.

Saat itu, politisi PKS ini ikut menyaksikan relawan dan aparatur kelurahan membantu membersihkan rumah Pak Biok, sekaligus mengumpulkan uang di dalam rumah tersebut.

Menurut Heri, Pak Biok adalah sosok penyandang tunarungu yang sudah tua, tapi punya semangat luar biasa dengan hemat menabung. Meski kekurangan, Pak Biok tidak jadi meminta-minta. Lebih memilih bekerja dengan membantu di tempat orang yang pesta nikahan atau kenduri.

“Kita menyadari sikap protektifnya terhadap uang hasil jerih payahnya ini karena pernah trauma di masa lalu. Pak Biok pernah dibegal orang saat membawa uang penuh di sakunya 7 tahun silam,” ungkap Heri.

Ceritanya, lanjut Heri, saat itu malam hari pak Biok dibujuk orang untuk diajak ke tempat kenduri, lalu membonceng motor. Di tengah jalan ternyata dirampok dan lehernya digorok.

“Pak Biok dibuang di Padang Rantang Kabupaten Limapuluh Kota, sempat dilarikan ke Bukittinggi untuk dioperasi,” cerita Heri yang didampingi pihak keluarga Pak Biok.

Lebih mengharukan lagi, menurut Heri, setelah kejadian perampokan dan dioperasi itu, Pak Biok tetap tidak mau mengemis.

“Malah dikasih orang menolak, maunya dibayar kalau kerja. Pak Biok yang tunarungu, tauladan patut ditiru. Meski keurangan, pantang untuk meminta,” tandasnya.

Zainab, 67 tahun, keponakan Pak Biok mengaku terkejut mengetahui sebanyak itu uang yang ditabung Pak Biok. Setiap dompet, kaleng, karung, dan kain ada uangnya. Saking protektifnya, Pak Biok tak ingin menyusahkan orang, uangnya dirahasiakan.

“Kemarin karena dinding rumah jebol, dan dirinya minta ganti ke saya baru mau membuka kunci gembok rumahnya supaya bisa diberes-beres oleh lurah dan yang lain,” kata Zainab.

Zainab juga menceritakan kalau sejak dinding belakang rumah Pak Biok menjadi rusak dan bolong akibat terpaan matahari, Pak Biok menjadi sering berjalan keluar rumah dengan membawa serta uangnya dalam kantong celana. Sehingga ia jarang mandi karena protektifnya kepada uang tersebut. Bahkan, Pak Biok sempat dianggap orang gila dan tidak dapat bekerja di tempat kenduri lagi.

“Sekarang uang pak Biok sudah aman, dirinya sudah bisa mandi lagi. Bisa bekerja di tempat-tempat kenduri, bahkan buat pergi ke masjid untuk salat, Pak Biok meski tunarungu namun tak lupa dengan Allah,” ujar Zainab.

Mewakili keluarga, Zainab mengapresiasi Pemko Payakumbuh melalui PDAM yang akan memasang jaringan air bersih di rumah Pak Biok.

Baca Juga: Kisah Kakek Tunarungu di Payakumbuh yang Simpan 9 Karung Uang di Rumahnya

“Kami pihak keluarga menyampaikan terimakasih atas kepedulian seluruh pihak, sehingga Biok bisa kembali ceria lagi dan tidak cemas uangnya bakal dirampok orang, karena sudah berada di Bank Nagari,” ulas Zainab. [pkt]


Baca berita Payakumbuh hari ini dan berita Sumbar hari ini hanya di Padangkita.com.

Terpopuler

Add New Playlist