Jam Kerja ASN Selama Ramadan 1443 H, di Sumbar Pukul 08.00 – 15.00

Jam Kerja ASN Selama Ramadan 1443 H, di Sumbar Pukul 08.00 – 15.00

Ilustrasi ASN. [Foto: Dok. Ist]

Jakarta, Padangkita.com - Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PANRB) Tjahjo Kumolo menerbitkan Surat Edaran (SE) Nomor 11 Tahun 2022 tentang Jam Kerja Pegawai Aparatur Sipil Negara (ASN) pada Bulan Ramadan 1443 Hijriah.

“(Jam kerja) berlaku bagi pegawai  sipil negara (ASN) yang melaksanakan tugas kedinasan di kantor (work from office) maupun di rumah/tempat tinggal (work from home),” demikian ditegaskan dalam SE yang ditandatangani Tjahjo pada 25 Maret 2022 tersebut.

Adapun ketentuan yang tertuang dalam SE adalah, bagi instansi pemerintah yang memberlakukan lima hari kerja, jam kerja selama bulan Ramadan menjadi pukul 08.00 hingga pukul 15.00 pada hari Senin hingga Kamis, dengan waktu istirahat diberikan pada pukul 12.00 hingga pukul 12.30.

Sementara untuk hari Jumat, jam kerja pada pukul 08.00 hingga pukul 15.30, dengan jam istirahat pada pukul 11.30 hingga pukul 12.30.

Sementara bagi instansi pemerintah yang menerapkan enam hari kerja, jam kerja menjadi pukul 08.00 hingga pukul 14.00 pada hari Senin sampai Kamis dan hari Sabtu, dengan waktu istirahat pada pukul 12.00 hingga pukul 12.30.

Sedangkan untuk hari Jumat, jam kerja mulai pukul 08.00 hingga pukul 14.00, dengan waktu istirahat pukul 11.30 hingga pukul 12.30.

“Jumlah jam kerja efektif bagi instansi pemerintah pusat dan daerah yang melaksanakan lima atau enam hari kerja selama bulan Ramadan 1443 Hijriah memenuhi minimal 32,5 jam per minggu,” demikain disebutkan di SE.

Pada SE ini juga disebutkan, Pejabat Pembina Kepegawaian (PPK) pada instansi pemerintah menetapkan keputusan pelaksanaan jam kerja pada bulan Ramadan 1443 H di lingkungan instansinya dengan menyesuaikan zona waktu wilayah masing-masing. Penetapan keputusan tersebut kemudian disampaikan kepada Menteri PANRB.

“Pejabat Pembina Kepegawaian di lingkungan instansi pemerintah memastikan pelaksanaan jam kerja pada bulan Ramadan 1443 Hijriah tidak mengurangi produktivitas dan pencapaian kinerja pegawai ASN dan kinerja organisasi, serta tidak mengganggu kelancaran penyelenggaraan pelayanan publik,” tegas Tjahjo dalam SE.

Baca juga: Ini Penjelasan Mendagri yang Menuntut ASN ‘Wajib Berakhlak’

Di akhir SE, Menteri PANRB menekankan agar pelaksanaan tugas kedinasan ASN selama bulan Ramadan 1443H tetap memerhatikan persentase pegawai yang melaksanakan tugas kedinasan di kantor maupun di rumah sebagaimana tercantum dalam SE Menteri PANRB mengenai Penyesuaian Sistem Kerja Pegawai ASN Selama Pemberlakukan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) pada Masa Pandemi Covid-19.

“Selalu menerapkan protokol kesehatan secara ketat,” tandas Tjahjo. [*/pkt]

Baca Juga

Puan Maharani Kenang Sosok Tjahjo Kumolo: Tenang dan Sederhana
Puan Maharani Kenang Sosok Tjahjo Kumolo: Tenang dan Sederhana
Ini Doa Buka Puasa Berdasarkan Hadis Sahih
Ini Doa Buka Puasa Berdasarkan Hadis Sahih
Ini Doa yang Disunnahkan Dibaca Setelah Selesai Tiga Rakaat Salat Witir
Ini Doa yang Disunnahkan Dibaca Setelah Selesai Tiga Rakaat Salat Witir
Pemakaian Meningkat Selama Ramadan, PLN Sumbar Jamin Pasokan dan Keandalan Listrik
Pemakaian Meningkat Selama Ramadan, PLN Sumbar Jamin Pasokan dan Keandalan Listrik
Hukum Tidur di Siang Hari Saat Puasa Ramadan, Ini Penjelasannya
Hukum Tidur di Siang Hari Saat Puasa Ramadan, Ini Penjelasannya
Ini Edaran Wali Kota Padang Tentang Operasional Usaha Pariwisata, Tempat Hiburan Boleh Buka 3 Hari Setelah Ramadan
Ini Edaran Wali Kota Padang Tentang Operasional Usaha Pariwisata, Tempat Hiburan Boleh Buka 3 Hari Setelah Ramadan