Jadi Utusan Sumatra Barat di Puteri Indonesia 2020, Ini Profil Kalista Iskandar

Penulis: Sonia

Dalam tubuhnya mengalir darah campuran Indonesia dari sang ayah dan darah Amerika dari sang ibu.

Padangkita.com – Model Kalista Iskandar yang mewakili Sumatra Barat dalam ajang Puteri Indonesia 2020 memiliki darah campuran.

Wanita bernama lengkap Louise Kalista Wilson-Iskandar ini mewarisi darah Indonesia-Amerika dari orang tuanya.

Lahir di Bukittinggi pada 15 Juli 1998, Kalista merupakan putri bungsu dari pasangan Egbert D. Iskandar Lam dan Deborah Escarani Wilson.

Ayahnya merupakan keturunan Tionghoa-Indonesia. Adapun ibunya Deborah Escarani Wilson merupakan keturunan Amerika.

Dari ibunyalah, Kalista mewarisi darah Amerika. Sang ibu berasal dari Kota Montgomery, negara bagian Alabama, Amerika Serikat.

Dalam dunia kontes kecantikan, Kalista telah memulai kariernya pada tahun 2018 dengan mengikuti Puteri Batik Nusantara 2018 mewakili DKI Jakarta. Ketika itu, ia masih berumur dua puluh tahun.

Pada malam final Puteri Batik Nusantara 2018 di Jakarta, Kalista mampu menembus babak lima besar. Selain itu, ia meraih penghargaan Miss Congeniality (Miss Persahabatan).

Setelah itu, Kalista mencoba peruntungan di ajang Puteri Indonesia Sumatra Barat 2020.

Dalam ajang tersebut, ia berhasil keluar sebagai pemenang dan berhak mewakili provinsi Sumatra Barat ke tahap berikutnya, yakni Puteri Indonesia 2020.

Terpilihnya Kalista sebagai Puteri Indonesia Sumatra Barat menjadikan ia sebagai orang kedua berketurunan Eurasia yang memenangkan gelar tersebut, setelah sebelumnya dipegang oleh Intan Aletrino pada tahun 2016.

Sebagai perwakilan Sumatra Barat, Kalista membawa advokasi dan fokus menyuarakan tentang metode pendidikan bagi anak berdasarkan bakat yang mereka miliki atau yang disebut EKBOT (Educating Kids Based On Talent)

Metode ini diharapkan Kalista dapat mendorong pendidikan di Indonesia lebih baik dan mewujudkan ekonomi kreatif.

Pada ajang Puteri Indonesia 2020, Kalista berhasil lolos sebagai semifinalis enam besar setelah bersaing dengan utusan provinsi lainnya..

Namun, pada malam grand final, Kalista Iskandar sempat gerogi ketika menjawab pertanyaan terkait isi Pancasila dari dewan juri yang merupakan Ketua MPR RI Bambang Soesatyo .

Tanpa diduga Kalista Iskandar tak mampu menjawab isi Pancasila dengan baik.

Langkah Kalista Iskandar akhirnya harus terhenti di Top 6 Puteri Indonesia 2020. (*/Son)


Baca berita hiburan terbaru hanya di Padangkita.com.

Terpopuler

Add New Playlist