Inilah “Mimpi-Mimpi” Calon Bupati dan Calon Wakil Bupati Limapuluh Kota

Sarilamak, Padangkita.com – Sejak memperoleh nomor urut dari KPU Limapuluh Kota, empat pasang kontestan Pilkada 2020, langsung berkampanye ke tengah masyarakat. Kampanye kali ini, tidak seperti kampanye Pilkada yang sudah-sudah, karena semuanya kini serba dibatasi akibat pandemi Covid-19.

Walau begitu, masyarakat Limapuluh Kota sudah bisa mempelajari “mimpi-mimpi” atau cita-cita yang ingin digapai oleh masing-masing pasangan calon. Meski “mimpi-mimpi” itu baru terpublikasi lewat website resmi KPU dan belum tersosialiasi dengan baik melalui media massa mainstream. Namun masyarakat bisa menyimak apa tujuan masing-masing calon ikut Pilkada.

Baca Juga

Mimpi-mimpi “MR.AY” (Nomor Urut 1)

Pasangan Muhammad Rahmad-Asyirwan Yunus atau “MR.AY” yang diusung koalisi Partai Gerindra, Partai Hanura, dan PKB termotivasi ikut Pilkada 2020, karena ingin membangun Kabupaten Limapuluh Kota yang lebih maju dan mandiri.

Dalam dokumen tertulis yang diserahkan kepada KPU Limapuluh Kota, Muhammad Rahmad juga membeberkan target atau sasaran yang hendak dicapainya. Yakni, memperkuat ekonomi, membuka lapangan kerja, meningkatkan kualitas pendidikan, dan keagamaan, serta melaksanakan revitalisasi kesehatan, nagari adat, dan mengembangkan pariwisata halal.

Sementara itu, Asyirwan Yunus mengaku mencalonkan diri sebagai wakil bupati karena ingin membangun daerah.

“Saya melihat, seorang Muhammad Rahmad, visi-misi dan programnya memang cocok untuk memimpin Limapuluh Kota. Sedangkan target atau sasaran yang hendak saya capai (ikut Pilkada 2020-red) adalah mewujudkan Limapuluh Kota yang maju dan mandiri, menuju masyarakat yang sejahtera,” kata Asyirwan Yunus dalam dokumen di KPU.

Mimpi-mimpi “SALAM” (Nomor Urut 2)

Pasangan Darman Sahladi-Maskar Datuak Pobo atau “SALAM” (Sahladi-Maskar) yang diusung koalisi Partai Demokrat, PAN dan Partai NasDem, juga punya motivasi dan tujuan dalam Pilkada 2020. Motivasi dan tujuan tersebut, sudah ditulis dan diserahkan Darman Sahladi bersama Maskar kepada KPU Limapuluh Kota.

Dalam dokumen tersebut dapat diketahui, jika Darman Sahladi ikut Pilkada 2020 karena ingin menciptakan masyarakat yang aman, adil dan sejahtera. Dengan (fokus utama pada) pengembangan dan penguatan ekonomi, sosial, budaya, spritual, untuk Limapuluh Kota yang bermartabat.

Guna mencapai keinginan tersebut, Darman Sahladi memasang lima target atau sasaran dalam Pilkada 2020. Pertama, memenuhi kebutuhan yang merupakan hak dasar masyarakat. Kedua, meningkatkan ekonomi masyarakat dengan pengembangan kawasan strategis daerah, sesuai dengan potensi daerah dan penguatan pengembangan produk unggulan.

Ketiga, penyerapan tenaga kerja dan menciptakan lapangan usaha dengan peningkatan SDM Keempat, penguatan kualitas hidup masyarakat dengan penguatan nilai-nilai agama, budaya dan adat istiadat. Serta kelima, peningkatan pelayanan publik dengan tata kelola pemerintahan yang baik.

Sedangkan Maskar M Dt Pobo mengaku termotivasi ikut Pilkada 2020 karena ingin mengabdikan diri untuk kepentingan masyarakat. Untuk itu, Maskar juga memiliki lima target atau sasaran yang hendak dicapai.

Pertama, perbaikan mutu pelayanan dengan membangun infrastruktur yang baik didukung teknologi. Kedua, perbaikan ekonomi dengan memberdayakan potensi Sumber Daya Alam (SDA) dan Sumber Daya Manusia (SDM). Ketiga, peningkatan SDM yang berkualitas, berakhlak mulia melalui pendidikan dan kesehatan.

Kemudian, keempat, membangun sinergisitas para pemangku kepentingan, pelaku usaha, tokoh, dan masyarakat dalam upaya meningkatkan partisipasi guna percepatan pembangunan. Dan terakhir, kelima, mendorong terwujudnya prestasi pembangunan yang mengutamakan kemashalatan bagi masyarakat secara adil dan merata.

Mimpi-mimpi “SAFARI” (Nomor Urut 3)

Pasangan Safaruddin Dt Bandaro Rajo-Rizki Kurniawan Nakasri atau “Safari” (Safar-Rizki) yang diusung Partai Golkar, PPP, dan PKS, juga punya motivasi dan target yang berbeda ikut Pilkada 2020. Motivasi itu ditulis Safar dan Rizki dalam biodata diri mereka yang diserahkan saat mendaftar ke kantor KPU Limapuluh Kota.

Menurut Safaruddin Datuak Bandaro Rajo yang populer disapa Datuak Safar, dia termotivasi ikut Pilkada 2020 karena ingin mempercepat terwujudnya Kabupaten Limapuluh Kota yang lebih baik di segala lini. “Yang menurut kita selama ini terkesan lamban dan monoton saja. Lebih rincinya, sudah dibuat dalam visi dan misi,” kata Datuak Safar.

Selain punya motivasi, Datuak Safar juga punya tujuh target atau target atau sasaran yang hendak dicapai dalam Pilkada 2020. Pertama, target Datuak Safar adalah mewujudkan target tahap IV atau tahap akhir dari Rencana Pembangunan Jangka Panjang Limapuluh Kota 2005-2025.

Kedua, Datuak Safar menargetkan pembangunan agama dan budaya. Ketiga, pembangunan hukum dan pemerintahan. Keempat, pembangunan sosial dan SDM. Kelima, pembangunan ekonomi dan kegiatan agribisnis terpadu. Keenam, pembangunan sarana dan prasarana. Serta ketujuh, tata ruang dan lingkungan hidup.

Sementara, Rizki Kurniawan Nakasri mengaku termotivasi ikut Pilkada 2020 sebagai sebagai pengabdian untuk masyarakat Limapuluh Kota. Rizki pun, tidak punya target yang muluk ikut dalam Pilkada. Target Rizki, seperti tertulis dalam dokumen yang diserahkan kepada KPU adalah mendorong pertumbuhan ekonomi dan reformasi birokrasi di Limapuluh Kota.

Mimpi-mimpi “FN” (Nomor Urut 4)

Adapun pasangan calon bupati dan calon wakil bupati Limapuluh Kota, Ferizal Ridwan dan Nurkhalis atau FN (Ferizal-Nurkhalis), memiliki motivasi dan target yang sama dalam Pilkada 2020. Motivasi dan target tersebut, sudah ditulis dan diserahkan pula oleh Ferizal Ridwan dan Nurkhalis yang maju dari jalur perseorangan atau independen kepada KPU Limapuluh Kota.

Dalam dokumen yang terdapat di KPU Limapuluh Kota, Ferizal Ridwan dan Nurkhalis mengaku termotivasi maju dalam Pilkada 2020 karena ingin melanjutkan cita-cita, gagasan, serta visi-misi yang telah dirancang pada periode Bupati dan Wakil Bupati 2016-2021. Dimana, dalam periode ini, Ferizal Ridwan menjabat wakil bupati pendamping Irfendi Arbi.

Selain ingin melanjutkan gagasan dan visi-misi pemerintahan periode sebelumnya, Ferizal Ridwan dan Nurkhalis mengaku ikut Pilkada 2020 karena keinginan yang luhur dan panggilan jiwa untuk mengabdi dan mewakafkan diri untuk kemajuan daerah yang dicintai. Sekaligus sebagai upaya bersyukur dan berterima kasih dalam berkah.

Sedangkan target yang hendak dicapai Ferizal Ridwan-Nurkhalis dalam Pilkada 2020 adalah dapat terpilih, ditetapkan, dan diamanahkan menjadi Bupati dan Wakil Bupati Limapuluh Kota 2020-2024. Selain itu, Ferizal Ridwan-Nurkhalis juga menargetkan dapat melaksanakan visi-misi yang ditawarkan kepada masyarkat dan telah yang menjadi komitmen serta janji politik mereka.

Nah, dari empat pasang calon bupati dan wakil bupati Limapuluh Kota ini, manakah “mimpi-mimpi” mereka yang disukai masyarakat? Kita lihat saja setelah pemungutan suaran nanti! Sebab, kampanye Pilkada 2020 dengan berbagai dinamikanya, masih berlangsung hingga sekarang.

Terlepas dari hal itu, pemerhati politik di Luak Limopuluah, Wendra Yunaldi menilai, motivasi dan target pencalonan yang ditulis oleh masing-masing pasangan calon bupati dan wakil bupati Limapuluh Kota, bisa menjadi rujukan bagi masyarakat dalam menentukan pilihan. Apalagi, motivasi dan target tersebut mereka buat di atas meterai tempel Rp6000 dan dilengkapi tanda tangan masing-masing,

Baca juga: Bupati Irfendi Kagum Melihat Para Calon Penggantinya Akrab dan Saling Menghargai

“Sudah saatnya, masyarakat Limapuluh Kota memilih pemimpin itu, dengan melihat motivasi dan target yang hendak mereka capai, serta mempelajari visi dan misi yang sudah mereka serahkan kepada KPU. Kepada KPU juga kita dorong, untuk membuka akses seluas-luasnya kepada masyarakat, dalam mendapatkan visi-misi bakal pasangan calon,” kata Wendra.

“Sehingga dalam Pilkada di tengah pandemi Covid-19 ini, masyarakat tidak seperti memilih kucing dalam karung,” kata ulasnya. [gse/pkt]


Baca berita Limapuluh Kota terbaru dan berita Sumbar terbaru hanya di Padangkita.com.

Terpopuler